Tampilkan postingan dengan label Kesalahan Blogging. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesalahan Blogging. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Maret 2014

5 Kesalahan Umum Ide Blogging dan Cara Memperbaikinya [Kesalahan #6]

12.42 Posted by Unknown , No comments
Ini adalah bagian keenam dari seri kesalahan blogging, sebelumnya telah dibahas 5 kesalahan umum pada: halaman about, judul posting, sidebar, promosi blog dan kolom kementar.

Ide adalah dasar pondasi dari kesuksesan dalam blogging. Betapapun Anda bagus dalam menulis, berpromosi dan menguasai segala sisi teknis dalam blogging, Anda tidak mencapai sukses besar sampai Anda memiliki 'ide' untuk disampaikan kepada pembaca.

Seringkali seorang blogger menganggap bahwa ide hanya berkaitan dengan posting blog. Tentu, itu salah satu hal penting, namun sesungguhnya 'ide' mestinya mencakup hal lain, misalnya menulis ebook, atau produk digital dan layanan lainnya di blog Anda. Jangan takut mengembangkan ide yang ada di kepala, tidak ada ide yang 'terlalu gila' untuk diwujudkan.

Nah, di bawah adalah 5 kesalahan paling umum tentang ide untuk blogging dan cara memperbaikinya:

1. Hanya mencari ide saat terdesak jadwal posting
Saya memahami hal ini. Saya pun mengakui beberapa kali berada di situasi seperti itu sepanjang karir blogging saya. 

Namun masalahnya, jika Anda menunggu menemukan ide sampai jadwal posting tiba, maka Anda akan selalu menemui kesulitan setiap kali mulai menulis. Dan seringkali Anda membuat artikel berdasarkan ide yang pertama kali muncul di kepala, tanpa memeriksa lebih jauh, apakah itu sebuah topik yang bagus atau tidak untuk sebuah posting blog.

Cara memperbaikinya:
Hari ini atau besok, cobalah ambil paling tidak 10 menit menggali sedikitnya 10 ide untuk posting Anda berikutnya. Selain itu, selalu tuliskan ide Anda, kapanpun Anda menemukannya, jangan pernah hanya mengandalkan ingatan Anda. Karena, tulisan paling buruk sekalipun, masih jauh lebih baik dibandingkan ingatan yang kuat sekalipun!

2. 'Menyimpan' ide terbaik
Ini adalah jebakan yang amat buruk. Anda 'menyimpan' ide terbaik untuk tulisan Anda, misalnya Anda menunggu sampai merasa memiliki kemampuan menulis yang baik, atau menunggu sampai Anda memiliki pengunjung yang cukup, bahkan menunggu sampai Anda merasa 'sempurna' untuk menyampaikannya.

Ingatlah, minggu depan, minggu depan, tidak selamanya sesuai untuk setiap ide yang Anda dapatkan. Jadi, tidak ada alasan Anda menunda-nunda ide terbaik Anda. 

Mungkin Anda merasa khawatir, bahwa Anda tidak akan menemukan ide yang sama baiknya lagi di waktu yang akan datang, sehingga Anda menunda mempostingnya di blog Anda dengan berbagai alasan. Namun yakinlah, hampir dipastikan Anda bahkan akan menemukan ide yang jauh lebih baik untuk posting Anda berikutnya.

Cara memperbaikinya:
Apakah Anda memiliki ide yang betul-betul bagus untuk sebuah posting atau produk (bahkan untuk seluruh blog), yang belum Anda gunakan? Tentukan waktu di minggu depan untuk memulainya, beri tanda di kalender Anda!

3. Terpaku pada angka
Ambil contoh, Anda ingin menulis posting berupa daftar, dan Anda menginginkan 10 tips untuk pembaca Anda. Seperti misalnya, '10 tips Adsense untuk Pemula', Anda kemudian mulai menghadapi komputer, dan mulai menulis 10 tips pertama yang muncul di pikiran.

Meskipun hal ini bukan merupakan masalah besar, namun hal ini dapat mencegah artikel Anda mencapai kualitas terbaiknya. Mengapa? Karena Anda terlalu terpaku pada angka.

Ide pertama yang muncul, seringkali bukanlah ide terbaik, dan seiring pengembangan suatu topik, seringkali Anda bisa memangkas ide-ide yang paling lemah.

Cara memperbaikinya:
Usahakan selalu mencari 2 - 3 ide lebih banyak dari jumlah yang Anda inginkan. Kemudian, periksalah daftar Anda, lalu buang yang paling lemah. Seringkali Anda bisa menggabungkan 2 - 3 ide menjadi satu ide yang lebih kuat.

4. Tidak memperhatikan masukan dari pembaca untuk memilih ide
Pernahkah Anda menemukan ide yang sangat bagus, yang 'Anda tahu' bahwa pembaca menginginkannya? Lalu Anda menulisnya, dan sambutan pembaca tidak 'semeriah' yang Anda harapkan?

Betapapun Anda menyukai ide Anda, betapapun Anda berpikir bahwa pembaca membutuhkannya, Anda perlu mencari tahu apa yang mereka inginkan.

Cara memperbaikinya:
Lakukan survey untuk menanyakan kepada pembaca beberapa pilihan, kapanpun Anda berencana menginvestasikan banyak waktu (atau uang), untuk membuat posting yang 'mendalam' ataupun satu produk digital. Pastikan Anda tidak membuang waktu percuma.

5. Terlalu memaksakan diri membuat ide yang unik
Meskipun Anda tidak menginginkan blog Anda tampil seperti hanya mengulang-ulang apa yang telah disajikan blog lain, Anda tidak perlu memaksakan diri atau mengkhawatirkan setiap posting Anda haruslah unik dan original.

Kenyataannya, hampir semua ide sudah pernah disajikan sebelumnya, dalam gaya, bentuk dan sudut pandang tertentu. Yang membuat unik, bukanlah semata ide utamanya. Yang membuat blog Anda unik, adalah lebih kepada cara Anda mengolah ide, cara dan gaya bicara Anda, serta nilai-nilai lebih yang Anda tambahkan.

Cara memperbaikinya:
Lihatlah posting populer di blog-blog utama dengan topik yang sama untuk mencari inspirasi. Bisakah Anda menulis topik yang sama, namun dengan sudut pandang berbeda, dengan pembahasan lebih dalam, dan melengkapinya dengan nilai lebih untuk pembaca Anda?

Nah, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda masih kesulitan dalam menggali ide untuk bahan tulisan Anda selanjutnya? Bagikan pengalaman dan pendapat melalui komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

Sabtu, 01 Maret 2014

5 Kesalahan Umum Kolom Komentar dan Cara Memperbaikinya [Kesalahan #5]

09.18 Posted by Unknown , No comments
Kolom komentar blog Anda adalah sarana bagi pengunjung untuk berkomunikasi dengan Anda dan juga dengan sesama pengunjung lainnya. Disana, pengunjung mungkin bertanya atau sekadar mengucapkan terima kasih atas pengetahuan yang Anda bagikan.

Manfaat komentar, di dunia blogger amatlah penting. Maka dari itu, sudah seharusnya, sebagai blogger Anda memperhatikan masalah komentar ini.

Semakin banyak komentar yang masuk, semakin baik. Komentar menunjukkan bahwa blog Anda cukup populer, Anda bisa mendapatkan masukan berharga, serta membantu menjadikan pengunjung blog Anda menjadi pembaca setia.

Di bawah ini adalah 5 kesalahan paling umum seputar masalah komentar, yang jika Anda berusaha memperbaikinya, akan semakin banyak komentar yang Anda terima, ujung-ujungnya, semakin banyak pula Anda mendapatkan pembaca setia.

1. Anda bahkan tidak pernah menggunakan kolom komentar sendiri
Ini sebuah kesalahan yang banyak dilakukan oleh blogger. Mereka bekerja keras dengan blog mereka, menulis artikel hebat, membagikannya di sosial media, tapi tidak membalas komentar yang masuk.

Hal ini membuat blog Anda terlihat tidak 'ramah'. Lambat laun, trafik ke blog Anda akan menurun karena pengunjung baru berpikir bahwa Anda tidak benar-benar peduli dengan pembaca.

Komentar ibarat 'kunci' bagi blog Anda. Jika Anda selalu membalasnya, akan lebih banyak lagi pembaca baru yang akan menjadi pembaca setia Anda.

Cara memperbaikinya:
Periksa, apakah ada komentar yang belum Anda jawab? Jika ya, jawablah segera, lalu jadikan itu sebuah kebiasaan rutin.

Anda mungkin tidak harus menjawab seluruh komentar yang ada, tapi paling tidak jawablah semua komentar yang berupa pertanyaan.

2. Menggunakan captcha
Saya pernah menyinggungnya dalam artikel: cara merpermudah orang lain berkomentar, dan memang ini adalah salah satu hal yang paling mengganggu bagi mereka ingin meninggalkan komentar di blog Anda.

Saya benci CAPTCHA!

Cara memperbaikinya:
Jika saat ini Anda menggunakan capctha, maka sebaiknya matikan segera. Jika tujuan Anda menggunakannya adalah untuk mencegah masuknya komentar spam, ijinkan saya menyampaikan bahwa komentar spam mungkin Anda terima, tapi saya yakin jumlahnya sangat-sangat sedikit. Kita semua benci yang namanya spam bukan?

Sampai artikel ini ditulis, blog Portal-Uang ini, telah memiliki lebih dari 3.000 komentar, dan dari sebanyak itu, tidak lebih dari 30 komentar yang masuk.

Jadi, kesimpulannya, Anda tidak perlu takut menerima komentar spam, karena memang nyatanya tidaklah banyak spammer di sekeliling kita.

3. Tidak memeriksa komentar masuk
Apakah Anda memoderasi (menyaring) komentar yang masuk di blog Anda? Saya sendiri tidak.

Jika Anda melakukan moderasi komentar, pastikan Anda memeriksanya secara rutin. Jika tidak, ini membuat frustasi pembaca yang ingin meninggalkan komentarnya lagi dan lagi, karena mereka melihat komentar yang kemarin mereka tulis pun belum muncul di blog Anda.

Cara memperbaikinya:
Dedikasikan waktu khusus untuk memeriksa komentar yang masuk. Jika Anda mau mengikuti apa yang saya lakukan, saya memilih untuk sama sekali tidak melakukan penyaringan terhadap komentar yang masuk.

Ini lebih mudah bagi saya, karena semua komentar langsung muncul setiap pembaca membuatnya. Saya tinggal memerikan komentar mana yang mesti saya jawab dan mana yang tidak harus dijawab, juga mana yang perlu dihapus (komentar spam).

4. Tidak ada opsi mengikuti jawaban komentar
Dengan adanya opsi ini, memungkinkan pembaca untuk mengikuti diskusi yang terjadi setelah ia meninggalkan komentar di suatu posting.

Tentu selain bagus untuk promosi blog, juga membantu pembaca mengetahui bahwa Anda telah menjawab pertanyaan mereka.

Cara memperbaikinya:
Kebanyakan blog memiliki opsi ini, namun beberapa saya melihat ada yang tidak memilikinya. Cobalah periksa apakah kolom komentar blog Anda memilikinya? Jika tidak, Anda harus memperbaikinya.

5. Mengijinkan link di komentar
Pada umumnya, tidak ada kepentingan apapun bagi pemberi komentar untuk menulis sebuah link. Yang jadi permasalahan jika Anda mengijinkan live link di komentar, blog Anda bisa dimanfaatkan oleh para tukang nyepam, untuk menebar backlink.

Selain Anda tidak mendapatkan masukan berharga dari pembaca, tidak terjadi diskusi yang baik, pun secara SEO blog Anda pun kurang bagus karena terlalu banyak link keluar.

Cara memperbaikinya:
Anda bisa mengingatkan pembaca agar tidak meninggalkan link di komentar. Jika artikel Anda memang bagus dan menarik untuk dikomentari, biasanya pembaca akan mengerti dan tidak akan meninggalkan link di komentar mereka.

Cara lain, Anda bisa menggunakan script di bawah ini, untuk menghapus setiap link di komentar secara otomatis.

<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.5/jquery.min.js' type='text/javascript'/>
<script type='text/javascript'>
$(function() {
$(&#39;#comments p&#39;).find(&#39;a&#39;).remove();
});
</script>


Tempatkan script tersebut, sebelum </head>, maka semua live link di komentar akan dihapus secara otomatis.

Nah, itulah 5 kesalahan paling umum pada kolom komentar. Apakah Anda menemukan kesalahan komentar lainnya? Silakan berbagi melalui komentar.

Salam.

Senin, 17 Februari 2014

5 Kesalahan Umum Mencari Pengunjung Blog dan Cara Memperbaikinya [Kesalahan #4]

21.19 Posted by Unknown , No comments
Apakah Anda menginginkan lebih banyak pembaca?

Ya... ya... saya tahu ini pertanyaan menggelikan, hehehe.... Setiap blogger pastinya menginginkan lebih banyak pembaca, tidak perduli saat ini memiliki 15, 100, 1.000 ataupun 10.000 pengunjung, tetap saja blogger menginginkan lebih banyak lagi.

Sayangnya, banyak blogger berakhir pada kesalahan besar dalam upaya mengembangkan blognya.

Di bawah ini adalah 5 kesalahan paling umum, yang banyak dilakukan oleh blogger. Anda mungkin melakukan beberapa di antaranya, tulis pendapat Anda pada komentar.

1. Tidak terlebih dahulu membuat blognya 'bagus'
Seberapapun Anda memiliki keahlian promosi blog, Anda tidak akan mencapai 'besar' jika blog Anda terlihat amatir, hanya berisi 5 posting, dan desain apa adanya, seperti widget yang telah terpasang default tetap berada di tempatnya.

Coba, bayangkan Anda mengunjungi sebuah blog, entah dari hasil pencarian ataupun dari media sosial. Jika blog tersebut memberi kesan 'payah', apakah Anda berencana kembali lagi kesana?

Nah, dari situlah landasan Anda untuk membangun blog Anda sendiri.

Cara memperbaikinya:
Sebelum Anda berjibaku mendatangkan pembaca, pastikan dulu blog Anda tampil dengan sebaik-baiknya. Buatlah desain blog yang bagus. Tentu tidak harus sempurna, tapi minimal Anda telah memiliki lebih dari 10 artikel dan beberapa di antaranya ada dipublish di bulan lalu.

2. Menggunakan teknik SEO 'abu-abu'
Banyak blogger begitu fokus dan amat konsen terhadap SEO, ketika ingin mendatangkan pengunjung. Ya betul, blog kita bisa ditemukan oleh mesin pencari adalah hal yang sangat penting, tapi bukanlah hal yang bagus menggunakan 'jalan pintas'.

Taktik 'canggih', seperti: menulis ratusan artikel berkualitas rendah sebagai blogger tamu, dengan tujuan semata mendapatkan backlink, berpartisipasi pada pada program pertukaran link (link exchange), atau menjejali posting Anda dengan kata kunci (keyword) secara berlebihan, adalah beberapa di antara hal yang tidak akan berhasil dalam jangka panjang.

Ya. Mungkin teknik tersebut dapat berhasil mendatangkan banyak pengunjung dalam waktu singkat, tapi pada akhirnya (hampir dipastikan), blog Anda akan terkena penalti pada update Google berikutnya.

3. Mengemis backlink
Ada sebagian blogger baru, yang mencatat semua blogger-blogger top di niche mereka, lalu mengirimkan email kepada semuanya, untuk meminta link! Saya sendiri pernah beberapa kali mendapatkan permintaan semacam itu. 

Kelihatannya sepintas cara ini cukup bagus untuk dicoba, tapi bukannya link yang Anda dapatkan, tapi malah reputasi Anda yang sedang dipertaruhkan. Selain itu, cara ini juga bisa dianggap sesuatu yang mengganggu orang lain. Dan hampir semua blogger tidak akan menggubris permintaan semacam ini.

Saya sendiri cukup sering membuat link ke blog lain di blog saya sendiri, tapi itu bukan karena diminta, tapi karena saya menganggap relevan dan bermanfaat untuk pembaca saya.

Cara memperbaikinya:
Oke-oke saja Anda meminta link kepada blogger lain, tapi mintalah kepada mereka yang telah Anda kenal dengan baik dan cukup dekat, dan kalau bisa cari blogger yang secara rutin mencantumkan di artikel mereka.

4. Meninggalkan komentar 'berlebihan'
Berkomentar di blog lain adalah salah satu hal yang bagus. Selain berguna untuk menjalin persahabatan dengan blogger lain, juga bisa jadi ajang promosi.

Cara-cara berkomentar yang baik mesti diperhatikan dengan serius. Banyak blogger menghapus atau mengedit komentar yang berisi link, atau memakai keyword di kolom nama, ataupun komentar yang tidak relevan ikut terlibat dalam percakapan yang terjadi.

Cara memperbaikinya:
Utamakan kualitas daripada kuantitas dalam berkomentar. Jika Anda meninggalkan komentar yang relevan, bernilai dan ikut terlibat dalam percakapan yang terjadi, maka orang lain akan tertarik mengklik link dan melihat-lihat blog Anda. Selalu ingat, bahwa yang terpenting adalah menjalin hubungan dengan pemilik blog yang Anda komentari.

5. Mengandalkan kualitas konten semata
Ada blogger yang merasa tidak perlu melakukan upaya SEO, melupakan media sosial, dan membangun komunitas di niche mereka. Mereka semata mengandalkan kualitas konten yang menurut mereka hebat. Dalam banyak hal ini adalah kebalikan ekstrem dari poin #4 di atas.

Konten berkualitas adalah hal yang teramat penting, tapi konten yang bagus tidak begitu saja mendatangkan trafik dengan sendirinya. Sebagus apapun konten Anda, tidak akan mendatangkan trafik, jika Anda tidak melakukan promosi yang seharusnya.

Cara memperbaikinya:
Jangan pernah berharap tanpa promosi, Anda mendapatkan trafik. Konten berkualitas adalah hal seharusnya, tapi Anda pun perlu 'memasarkannya', agar dunia tahu Anda memiliki konten yang luar biasa.

Itulah, 5 kesalahan paling umum ketika Anda mencoba mendatangkan pembaca. Inti dari semuanya adalah, tidak ada jalan pintas apapun untuk membesarkan blog. Butuh kerja keras, kesabaran dan konsistensi. 

Semoga bermanfaat.

Salam.

Selasa, 04 Februari 2014

5 Kesalahan Umum Sidebar dan Cara Memperbaikinya [Kesalahan #3]

06.49 Posted by Unknown , No comments
Setelah minggu kemarin, saya absen menulis seri 5 Kesalahan Blogging dan Cara Memperbaikinya, hari ini kembali saya lanjutkan.

Pada 2 bagian sebelumnya, saya telah membahas kesalahan halaman 'about' dan kesalahan judul posting, dan pada bagian #3 ini, saya akan mengupas 5 kesalahan paling umum pada salah satu bagian penting dari sebuah blog, yaitu sidebar. 

Sidebar adalah bagian vital dari sebuah blog, dimana seharusnya menjadi tempat bagi pembaca menemukan apa yang mereka cari. Sedangkan dari sisi Anda sebagai blogger, sidebar semestinya jadi tempat memajang konten terbaik Anda. 

Nah, untuk tujuan tersebut, di bawah ini adalah 5 kesalahan paling umum dilakukan pada sidebar beserta cara memperbaikinya.

1. Memasang terlalu banyak gadget (widget)
Kesalahan terbesar yang saya lihat di banyak blog adalah terlalu banyak memasang widget di sidebar. Di sini kembali berlaku pedoman yang sering saya sampaikan, desain minimalis dan bersih adalah yang terbaik. 

Ya, memang ada begitu banyak widget yang tersedia dan dapat Anda pasang, namun Anda hanya boleh memasang widget yang benar-benar dibutuhkan. Kalender, jam, tag cloud, adalah beberapa contoh widget yang sama sekali tidak diperlukan.

Cara memperbaikinya:
Coba lihatlah lagi sidebar Anda, tanyakan pada diri sendiri, mana yang benar-benar diperlukan? Mana yang hanya membuat sesak? Mana yang bermanfaat bagi pembaca dan mana yang tidak? Lalu buanglah beberapa di antaranya, sehingga Anda memiliki sidebar yang 'bersih', hanya berisi informasi yang dibutuhkan pembaca.

Selain itu, ini yang paling sering saya lihat. Banyak blog directory, layanan ping dan sejenisnya, mewajibkan Anda memasang reciprocal link berupa badge, akhirnya Anda memenuhi sidebar dengan seabrek badge tersebut (jangan khawatir, dulu saya pun sempat melakukannya, hehe....)

Tapi sekarang tidak lagi, karena manfaatnya sangat kecil, jadi sekarang saya membuangnya sama sekali. Seberapa efektif manfaatnya? Mungkin ada manfaatnya, tapi sangat tidak sebanding dengan 'kekacauan' yang didapat. Jadi, yang terbaik, buang saja. Semua itu tidak ada gunanya, hanya mengotori desain blog Anda.

2. Membiarkan gadget default apa adanya
Pada saat Anda membuat blog baru, ada beberapa gadget yang sudah otomatis terpasang. Membiarkan mereka tetap berada di sidebar berlama-lama membuat tampilan blog Anda terlihat amatir.

Cara memperbaikinya:
Segera setelah Anda membuat blog baru, masuklah ke menu tata letak, dan buang gadget default.

3. Memasang gadget dengan susunan yang 'aneh'
Ya betul, Anda bebas melakukan apapun terhadap blog Anda. Tapi dalam dunia blogging tetap ada semacam kesepakatan umum, atau kebiasaan lazim dalam banyak hal, termasuk di dalamnya masalah susunan elemen di sidebar.

Jika Anda mengatur gadget sidebar dengan susunan yang 'tidak biasa', justru akan membuat bingung pengunjung, sehingga mereka bisa jadi meninggalkan blog Anda karena frustasi melihat susunan gadget sidebar Anda yang aneh.

Cara memperbaikinya:
Coba Anda survey kecil-kecilan. Lihat blog-blog profesional di topik yang sama dengan blog Anda, dan lihatlah bagaimana mereka menyusun gadget mereka. Lalu Anda tetap mempertahankan susunan yang sudah menjadi kebiasaan.

4. Tidak ada form langganan email
Salah satu elemen terpenting di sidebar adalah form berlangganan melalui email. Sayang sekali jika Anda tidak memilikinya, yang berarti Anda tidak memanfaatkan salah satu cara terbaik mendapatkan pembaca setia.

Cara memperbaikinya:
Jika Anda menggunakan FeedBurner, hanya butuh beberapa langkah mudah untuk mengaktifkan berlangganan email ini, Anda kopi kodenya kemudian Anda memasangnya sebagai widget berlangganan email di sidebar.

5. Memenuhi sidebar dengan iklan
Saya tahu, Anda ingin menghasilkan uang dari blog, begitu juga dengan saya. Kita sama-sama blogger matre, hehe.... Tapi, memasang terlalu banyak iklan di sidebar, bukanlah ide yang bagus. 

Terlalu banyak iklan di sidebar akan menghalangi konten penting untuk pembaca, dan itu membuat pembaca bisa jadi mengabaikan semua yang ada di sidebar Anda.

Cara memperbaikinya:
Satu iklan berukuran 300x250, rasanya sudah cukup, atau jika mau lebih, pilih ukuran iklan yang lebih kecil, misalnya 125x125 yang bisa dipasang bersisian. Namun begitu, untuk mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya Anda bereksperimen dengan beberapa ukuran unit iklan yang berbeda.

Yang pasti, jangan sampai sidebar Anda hanya berisi iklan tanpa menawarkan konten blog Anda kepada pengunjung.

Nah, itulah 5 kesalahan umum pada sidebar yang seharusnya Anda hindari. Jika saat ini ada beberapa kesalahan di atas yang masih Anda lakukan, segera perbaiki. Semoga bermanfaat.

Salam.

Kamis, 16 Januari 2014

5 Kesalahan Umum Judul Posting dan Cara Memperbaikinya [Kesalahan #2]

05.55 Posted by Unknown , No comments
Ini adalah bagian kedua, dari rangkaian artikel seri 'Kesalahan Umum' dalam berbagai aspek blogging. 

Pada bagian pertama yang lalu, saya membahas tentang kesalahan umum pada halaman 'about' blog. Nah, sekarang saya akan membahas tentang kesalahan umum dalam penulisan judul posting atau judul artikel.

Seperti kita tahu, judul posting mungkin bisa dikatakan adalah kalimat paling penting dari seluruh kalimat di dalam artikel Anda. Tanpa judul yang baik, bahkan sebuah artikel yang bagus sekalipun, tidak akan mendapat perhatian semestinya.

Ingat, bahwa judul artikel akan muncul dimanapun; di RSS feed, di twitter, di facebook, di manapun artikel Anda dishare, judul posting selalu muncul.

Seringkali, bisa jadi judul artikel Anda adalah satu-satunya kalimat yang dibaca orang, sebelum mereka memutuskan apakah mereka akan membacanya atau tidak. Jelas, membuat judul posting yang baik dan memikat adalah sebuah keniscayaan.

Nah, jika saat ini Anda belum yakin apakah Anda telah melakukannya dengan benar atau belum, di bawah ini saya paparkan 5 kesalahan paling umum dalam membuat judul posting atau judul artikel.

1. Menggunakan topik tulisan sebagai judul
Ingat selalu, topik artikel, sama sekali bukanlah judul artikel Anda!

Topik artikel Anda mungkin: 'mempercantik artikel.....' Jika kemudian 'mempercantik artikel, Anda jadikan sebagai judul, itu bukanlah judul yang cukup baik dan menarik.

Sebagai gantinya Anda bisa memilih judul:
  • 7 Cara Mudah Mempercantik Artikel Blog
  • 5 Hal yang Membuat Artikel Anda Makin Cantik, Mana yang Anda Pakai?
Cara memperbaikinya:
Jika Anda masih kesulitan mendapatkan judul yang baik, gunakan panduan dan contoh judul artikel ini untuk membantu.

2. Menulis judul terlalu panjang
Kadang-kadang mungkin Anda butuh membuat judul artikel yang cukup panjang, untuk menarik pembaca sekaligus menjelaskan manfaat dari artikel Anda.

Namun demikian judul posting yang terlalu panjang memiliki beberapa kelemahan:
  • Dapat membingungkan dan sulit dibaca
  • Tidak muncul keseluruhan di hasil mesin pencari (rata-rata mesin pencari hanya menampilkan sampai 71 karakter)
Lihat contoh di bawah ini:
  • Tren Baru Gadget Cerdas di GadgetTek Expo 2014
  • GadgetTek Expo 2014 Menyajikan Tren Baru dalam Dunia Gadget Cerdas
Yang kedua gagal. Tidak menarik, membosankan, dan terlalu panjang.

Karena itu, menjaga judul artikel tetap simpel dan tidak terlalu panjang, adalah salah satu upaya mendapatkan judul posting yang baik.

Cara memperbaikinya:
Usahakan panjang judul tidak lebih dari 71 karakter, atau kurang lebih 8 - 10 kata, kecuali jika Anda benar-benar memiliki alasan kuat untuk melakukan sebaliknya.

3. Tidak fokus ke manfaat
Judul posting Anda harus menawarkan sesuatu manfaat kepada pembaca: Mengapa mereka perlu membacanya?

Sebagai contoh, coba, seandainya Anda tengah berkunjung ke satu blog, dan menemukan dua judul berikut ini:
  • CTR Google Adsense
  • 10 Cara Terbaik Meningkatkan CTR Google Adsense
Kira-kira mana yang Anda klik?

Yang pertama gagal, karena menarik, tidak jelas, dan lebih jauh lagi: tidak menawarkan manfaat kepada kepada pembaca.

Cara memperbaikinya:
Pastikan Anda fokus kepada manfaat yang ingin Anda berikan kepada pembaca.

4. Terlalu menjanjikan yang berlebihan
Taruh kata, Anda ingin agar setiap orang mengklik artikel Anda, barangkali Anda bisa menulis:

Terbukti! Ini yang Anda Butuhkan untuk Mendapatkan $100 per Hari dari Adsense

Apakah Anda akan mendapatkan banyak trafik dari judul di atas? Ya. Pasti! Tapi, jika ternyata yang Anda tawarkan adalah hanya 5 tips optimasi unit iklan Adsense, jelas Anda akan mengecewakan banyak orang. Dan mereka yang kecewa, tidak akan kembali lagi mengunjungi blog Anda!

Dan betul, saya benar-benar pernah membaca judul 'cara mendapatkan $100 per hari dari Adsense', yang ternyata isinya adalah tutorial membuat 'laporan pendapatan Adsense palsu'. 

Saran saya, jangan pernah menjanjikan sesuatu yang lebih dari apa yang benar-benar Anda tawarkan di dalam artikel Anda.

Cara memperbaikinya:
Coba bertanya pada diri sendiri: 'Jika saya membaca judul ini, apa yang saya harap bisa dapatkan darinya? Apakah isi ini memenuhi harapan tersebut?' Jika tidak, ganti judul Anda yang lebih realistis.

5. Tidak mengandung keyword
Saya membedakan judul posting menjadi 2 jenis:

Pertama, judul posting yang mengandung keyword atau kata kunci. Biasanya judul jenis ini, jelas, simpel, langsung mengacu ke manfaat dari artikel yang ditawarkan, dan secara umum, judul artikel jenis ini sangat baik digunakan.

Kedua, judul posting yang kreatif. Biasanya tidak terlalu pedulikan kata kunci, tapi lebih kepada gaya bahasa, keren, menarik, kontroversial, atau sedikit aneh. Jenis ini, bukannya buruk. Tidak jarang judul yang kreatif bekerja dengan sangat baik.

Untuk lebih jelas, mari saya kasih contoh. Misalkan Anda sedang menulis sebuah peluang usaha internet. Anda dapat membuat judul:
  • Peluang Terbaru Mendapatkan Uang dari Internet di 2014
  • Peluang Terbaru: Kerja Cepat, Hasil Hebat, Untung Berlipat!
Kira-kira menurut Anda, mana yang lebih baik?

Judul pertama, lebih berhasil memberikan gambaran tentang isi dari artikel, serta pastinya lebih bagus di mata mesin pencari, karena mengandung kata kunci penting di dalamnya.

Judul kedua, terlihat begitu bagus, menarik, tapi gagal memberitahu kepada pembaca, apa yang akan mereka dapatkan. Lebih jauh, tidak mengandung kata kunci penting di dalamnya.

Di sinilah tantangannya. Yang terbaik adalah menggabungkan antara kreatifitas dan kesederhanaan kata kunci yang menjadi target. Tapi, untuk menuju kesana, jelas Anda butuh banyak berlatih dan berlatih, sampai Anda menemukan 'gaya' milik Anda, tapi tetap ramah terhadap mesin pencari.

Cara memperbaikinya:
Setiap judul mesti dengan jelas menerangkan kepada pembaca apa manfaat yang mereka dapatkan dari posting Anda. Jika Anda dihadapkan kepada pilihan, antara judul posting yang kreatif dan judul yang jelas dan mengandung kata kunci penting, pilihlah yang kedua.

Nah, sekarang giliran kepada Anda. Kesalahan mana yang pernah Anda lakukan dalam membuat judul posting yang baik? Apakah Anda memiliki tips lain? Silakan berbagi melalui komentar. 

Dan jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, kiranya bisa membagikannya kepada yang lain. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Jumat, 10 Januari 2014

5 Kesalahan Umum Halaman 'About' dan Cara Memperbaikinya [Kesalahan #1]

07.51 Posted by Unknown , No comments
Mulai dari artikel ini, saya akan menulis seri artikel: 5 kesalahan umum dalam berbagai aspek blogging.

Dan untuk kali pertama, saya mencoba mengungkap tentang 5 kesalahan pada halaman 'about' blog. 

Hari-hari berikutnya, saya akan lanjut mengungkap berbagai kesalahan lain, yang sudah seharusnya dihindari dalam rangka membangun blog yang sukses.

Sampai seri ke berapa, saya sendiri belum yakin. Saya sarankan untuk berlangganan artikel PortalUang untuk memastikan Anda mendapatkan update terbaru dari seri kesalahan dalam blogging ini.

Seperti kita tahu, halaman 'about' (halaman tentang blog, tentang penulis) adalah salah satu halaman terpenting yang semestinya ada pada setiap blog.

Pengunjung blog Anda, hampir selalu menuju ke halaman ini untuk mencari tahu lebih banyak tentang diri Anda dan blog Anda. Dan ini adalah hal penting. Pengunjung berharap mengenal Anda lebih dekat, sekaligus ingin mengetahui apa yang dapat mereka dapatkan dari blog Anda. Di situlah pentingnya halaman 'about' dibuat sebaik mungkin.

Sayangnya, saya masih melihat banyak blogger yang kesulitan menghadirkan halaman 'about' ini, bahkan tidak sedikit blog yang tidak memiliki halaman 'about' sama sekali. Jika pun ada, ada beberapa kesalahan yang seharusnya dihindari.

Inilah 5 kesalahan umum pada halaman 'about', dan cara memperbaikinya:

1. Tidak mencantumkan atau sangat sedikit informasi tentang diri Anda
Inilah kesalahan pertama yang banyak dilakukan blogger, yaitu terlalu 'pelit' memberitahu pembaca tentang diri sendiri. Bahkan kadang mereka sama tidak memberi tahu nama sama sekali.

Memang, bisa saja Anda sukses blogging sebagai anonim, tanpa orang-orang tahu siapa Anda sebenarnya. Tapi paling tidak Anda harus memberi 'nama pena' kepada pengunjung agar mereka merasa memiliki hubungan dengan Anda.

Juga ide yang baik, untuk memberitahu beberapa informasi tentang diri Anda, seperti misalnya: "Saya tinggal di Jakarta, bekerja di sebuah perusahaan IT, tinggal bersama istri dan 2 orang putri".

Cara memperbaiki:
Coba lihat sekali lagi halaman 'about' Anda. Apakah Anda telah mencantumkan nama lengkap Anda? Sudahkah terpasang foto diri Anda? Jika, belum Anda bisa mulai dari situ.

2. Semua melulu tentang diri Anda
Sementara ada yang malu-malu menyampaikan informasi pribadi, sebaliknya ada pula yang terlalu banyak menulis tentang diri sendiri. Ini adalah kebalikan dari kesalahan nomor 1 di atas.

Memang, pembaca ingin mengetahui tentang diri Anda, tapi yang lebih penting lagi, mereka ingin mengetahui apa manfaat yang Anda tawarkan kepada mereka.

Halaman 'about' Anda harus menyampaikan dengan jelas apa topik blog Anda, apa yang bisa didapat oleh pembaca, dan mengapa mereka mesti membaca blog Anda. Pastikan Anda fokus kepada manfaat atau keuntungan yang akan diperoleh pembaca ketika membaca blog Anda.

Cara memperbaiki:
Tambahkan bagian berupa sub judul di halaman 'about' berupa 'Tentang Blog' atau 'Tentang [nama blog]'. Pada bagian ini, jelaskan secara singkat tapi jelas, tentang apa blog Anda berbicara.

3. Tidak pernah diupdate
Ini kesalahan berikutnya. Jika Anda sudah cukup lama blogging, bisa jadi halaman 'about' Anda telah dibuat beberapa tahun yang lalu.

Pastinya ada beberapa informasi yang perlu diupdate, terutama jika ada perubahan-perubahan signifikan terhadap blog Anda, seperti perubahan tujuan dan topik blog dan sebagainya.

Selain, itu mungkin ada beberapa hal dalam hidup Anda yang juga telah berubah, seperti kini Anda telah menikah, pindah tempat tinggal, mendapatkan pekerjaan baru dan lain sebagainya. Informasi-informasi pribadi semacam itu kiranya perlu Anda tulis ulang.

Cara memperbaiki:
Bukalah halaman 'about' Anda saat ini. Cari, apakah ada sesuatu yang perlu dirubah? Sebaiknya, buatlah jadwal, bisa 3 - 6 bulan sekali, atau paling tidak 1 tahun sekali untuk menulis ulang halaman 'about' Anda. Ini memastikan Anda terus terhubung baik dengan pembaca setia Anda.

4. Tidak ada link ke artikel blog
Mereka yang pertama kali berkunjung, kemudian tertarik dengan konten blog Anda, biasanya akan mengunjungi halaman 'about' ini.

Makanya, adalah sesuatu yang sangat baik, Anda memberi link ke beberapa posting utama, atau artikel pilar yang Anda miliki. Ini membantu pembaca tidak kehilangan arah, dan mengetahui segera apa yang akan mereka dapatkan dari blog Anda. Sebagai contoh Anda bisa lihat halaman about Portal Uang.

Link ke posting blog ini, selain cara yang sangat bagus dalam menarik perhatian pengunjung baru, sekaligus menunjukkan kepada pengunjung artikel terbaik yang Anda miliki.

Cara memperbaiki:
Pilihlah 3 - 10 artikel terpopuler, atau artikel yang paling banyak mendapat respon dari pembaca, dan berilah link ke artikel-artikel tersebut di halaman 'about' Anda.

5. Terlalu panjang dan bertele-tele
Sama seperti aturan dalam menulis posting blog, jaga agar halaman 'about' Anda tetap simpel. Jika halaman terlalu panjang, justru akan membuat pembaca kehilangan pesan utama yang ingin Anda sampaikan kepada mereka.

Seberapa panjang halaman 'about' yang terbaik? Tidak ada patokan pasti. Ukuran panjang sebuah posting rata-rata, bisa jadi rujukan.

Cara memperbaiki:
Jika halaman 'about' blog Anda rasa terlalu panjang, cobalah cari, informasi apa saja yang bisa Anda pisahkan menjadi halaman tersendiri.

Misalnya, jika Anda mencoba memberi petunjuk kepada pembaca baru, dari mana mereka memulai membaca blog Anda, Anda sebaiknya bisa membuat halaman 'Mulai dari sini'. Ini akan lebih efektif, sekaligus membuat halaman 'about' Anda tetap simpel.

Apakah halaman 'about' Anda mengandung salah satu dari kesalahan di atas? Beri tanggapan melalui komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.