Tampilkan postingan dengan label Desain Blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desain Blog. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 April 2014

Membuat Desain Blog Lebih Bersinar: 9 Elemen yang Bisa Anda Rubah

10.39 Posted by Unknown No comments
Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat desain blog terlihat berbeda dari template standar.

Jika Anda tidak mau repot dan juga memiliki budget, Anda bisa memakai jasa seorang desainer blog profesional untuk mendapatkan desain blog yang unik. Mereka memang ahlinya.

Namun jika Anda mau repot sedikit, dengan belajar sendiri, sebenarnya Anda bisa merubah desain blog secara sederhana, yang dengan itu pun sudah cukup membuat blog Anda tampil lain dari yang lain.

Dan di bawah ini, adalah 9 elemen blog yang perlu mendapat sentuhan untuk mendapatkan desain blog yang lebih bersinar:

1. Header
Header blog tampil di bagian paling atas blog Anda. Ini merupakan bagian menonjol dari seluruh tampilan blog. Diharapkan, hanya dengan melihat header, seorang pengunjung sudah dapat menduga apa topik blog serta memperoleh kesan sendiri terhadap blog Anda. Karenanya, header menjadi salah satu bagian yang mesti didesain semaksimal mungkin.

Header dapat berisi teks, gambar atau gabungan keduanya. Buatlah logo, dan tempatkan di sisi kiri atas header. Terbukti bahwa bagian kiri atas, adalah area yang paling mendapat perhatian pengunjung blog. Logo yang bagus, unik, akan menjadi identitas blog Anda. Hal ini tentu akan membuat desain blog Anda makin bersinar.

2. Latar belakang (background)
Latar belakang, akan tampak jika kolom konten blog tidak tampil memenuhi seluruh layar monitor pengunjung. Biasanya background terlihat di sisi kanan kiri dan bawah dari kolom konten (kolom posting blog dan sidebar). Anda dapat memilih warna apapun untuk latar belakang ini, atau juga bisa menggunakan image atau gambar.

3. Warna
Anda bisa merubah warna pada banyak elemen untuk menciptakan identitas atau brand blog Anda secara konsisten. 

Sebaiknya gunakan tidak lebih dari 3 warna dominan untuk seluruh desain. Misalnya, Anda sudah memilih 2 - 3 warna, maka aturlah warna judul posting, teks artikel, link, background, dan elemen blog lainnya hanya menggunakan warna yang telah Anda pilih tadi.

4. Huruf (font)
Jika blog menggunakan banyak jenis huruf, apalagi huruf hias yang terlihat 'lucu' dan sulit dibaca, akan menimbulkan kesan bahwa pemilik blog tidak memperhatikan kenyamanan para pengunjungnya.

Pilihlah 2 - 3 font saja, dan gunakan untuk seluruh teks di blog. Gunakan variasi huruf tebal (bold), miring (italic), garis bawah (underline), itu lebih baik dan blog Anda tampak lebih profesional. Satu lagi, pilihlah huruf yang mudah dibaca, Georgia, Verdana atau Arial bisa jadi pilihan utama.

5. Menu navigasi
Navigasi menu di bagian atas blog bisa berupa link sederhana menuju satu laman tertentu, atau bisa juga berupa menu mengalir yang terdiri dari banyak sub-menu. Sesuaikan dengan kebutuhan dan desain blog Anda secara keseluruhan. 

6. Pembatas antar posting
Biasanya pembatas antar posting di homepage, hanya berupa ruang putih kosong, ataupun berupa garis hitam kecil. 

Cara termudah membuat desain blog Anda unik dan lebih baik adalah dengan mengubah garis pembatas antar posting ini. Bisa hanya dengan merubah warna sesuai warna utama desain blog Anda, atau lebih bagus lagi berupa image.

7. Favicon
Favicon adalah gambar kecil yang tampil di sebelah kiri url bar di browser saat orang mengunjungi situs web. Favicon juga tampil di bookmark bar. 

Favicon sangat membantu dalam membangun brand blog Anda, dan terlihat lebih kredibel dibandingkan blog yang hanya menampilkan favicon generik berupa gambar kertas putih.

8. Label sidebar
Jangan lupa untuk merubah label atau judul widget di sidebar blog. Atur warna dan huruf menyesuaikan dengan desain blog, juga 'kepribadian' dari blog Anda.

9. Ikon media sosial
Tak terhitung banyaknya ikon media sosial yang dapat Anda tambahkan ke blog (biasanya ditempatkan di sidebar). Keberadaan ikon ini penting, bukan hanya mengundang pembaca bisa membagikan blog Anda melalui media sosial, namun juga memberi karakter unik tersendiri bagi blog Anda. Mulai dari bentuk paling sederhana, sampai yang 'rumit', dapat Anda pilih untuk membuat desain blog Anda makin bersinar.

Nah, bagaimana? Ternyata cukup mudah membuat desain blog kita tampil beda, bukan?

Semua tergantung pilihan Anda sendiri, akan seperti apa tampilan desain blog Anda nantinya. Tapi, yang terpenting dari semua itu, selalu memperhatikan kemudahan, kenyamanan dan buat pengunjung bisa menemukan konten Anda dengan mudah.

Sudah siap membuat desain blog Anda lebih 'bersinar'? Semoga bermanfaat.

Salam.

Sabtu, 22 Februari 2014

Desain Blog: Buang Saja Informasi Tak Berguna

09.52 Posted by Unknown No comments
Satu pedoman bagi saya dalam desain blog: semakin 'bersih', semakin baik!

Mayoritas pembaca tidak memiliki rentang perhatian yang cukup lama, dan mereka tidak mau diganggu dengan informasi tidak berguna atau tidak relevan. Mereka ingin menemukan informasi yang mereka cari secepat mungkin.

Sayangnya, saya melihat ada banyak blogger yang kurang memberi perhatian terhadap hal ini, terutama mereka lupa untuk 'bersih-bersih' elemen blog yang kurang bermanfaat bagi pembaca.

Nah, di bawah ini saya tuliskan beberapa hal yang kurang / tidak bermanfaat bagi pembaca:

Informasi penulis
Kecuali blog Anda memiliki lebih dari satu penulis, maka tidak ada perlunya menampilkan 'ditulis oleh Gee Jhon' di setiap artikel. Pembaca yang ingin mencari informasi lebih lanjut tentang penulis blog akan mencarinya di halaman 'Tentang Blog'.

Komentar terakhir
Recent comment biasanya menampilkan nama pemberi komentar dan beberapa penggalan kata dari komentar.

Saya akui, dulu saya memasangnya, termasuk di blog Portal-Uang ini. Tapi setelah beberapa lama, akhirnya saya menemukan bahwa recent comment ini kurang bermanfaat untuk pembaca.

Pembaca yang tertarik memberi komentar, atau pun mengikuti 'percakapan' di suatu artikel, akan mengklik posting itu sendiri, bukan pada komentarnya. Jika pun ada, jumlahnya sangat sedikit sekali, sehingga akan lebih baik jika diganti dengan widget yang lebih informatif, seperti random post, misalnya.

Badge
Beberapa blog direktori atau layanan ping dan sejenisnya, mengharuskan blogger memasang badge mereka (beserta link ke situs mereka).

Masalahnya, situs-situs tersebut sangat sedikit sekali menyumbang trafik bagi blog, sementara 'mengotori' blog kita dengan badge mereka. Dengan kata lain, nilai manfaatnya tidak sebanding dengan 'gangguan' secara visual di blog kita.

Cobalah melakukan evaluasi, seberapa besar manfaat sesungguhnya, sebelum memenuhi blog Anda dengan belasan badge dari berbagai situs blog direktori.

Kalender
Kecuali Anda membuat posting yang sangat terkait erat dengan masalah waktu, tidak ada alasan Anda memasang kalender di sidebar.

Namun demikian, orang-orang yang membuat blog berupa jurnal harian, konferensi atau tentang suatu perjalanan, mungkin membutuhkannya, tujuannya agar pengunjung dapat dengan mudah mengikuti perkembangan yang terjadi. Nah, jika blog Anda bukanlah tentang semua itu, maka sebaiknya buang saja.

Kesimpulannya, pastikan semua elemen di blog Anda memberi nilai manfaat untuk pembaca, bukan sekadar memenuhi ruang blog Anda dan mengurangi kenyamanan visual bagi pengunjung.

Bagaimana pendapat Anda? Adakah elemen blog lain yang menurut Anda tidak atau kurang memberi manfaat? Silakan berbagi melalui komentar.

Salam.

Selasa, 04 Februari 2014

5 Kesalahan Umum Sidebar dan Cara Memperbaikinya [Kesalahan #3]

06.49 Posted by Unknown , No comments
Setelah minggu kemarin, saya absen menulis seri 5 Kesalahan Blogging dan Cara Memperbaikinya, hari ini kembali saya lanjutkan.

Pada 2 bagian sebelumnya, saya telah membahas kesalahan halaman 'about' dan kesalahan judul posting, dan pada bagian #3 ini, saya akan mengupas 5 kesalahan paling umum pada salah satu bagian penting dari sebuah blog, yaitu sidebar. 

Sidebar adalah bagian vital dari sebuah blog, dimana seharusnya menjadi tempat bagi pembaca menemukan apa yang mereka cari. Sedangkan dari sisi Anda sebagai blogger, sidebar semestinya jadi tempat memajang konten terbaik Anda. 

Nah, untuk tujuan tersebut, di bawah ini adalah 5 kesalahan paling umum dilakukan pada sidebar beserta cara memperbaikinya.

1. Memasang terlalu banyak gadget (widget)
Kesalahan terbesar yang saya lihat di banyak blog adalah terlalu banyak memasang widget di sidebar. Di sini kembali berlaku pedoman yang sering saya sampaikan, desain minimalis dan bersih adalah yang terbaik. 

Ya, memang ada begitu banyak widget yang tersedia dan dapat Anda pasang, namun Anda hanya boleh memasang widget yang benar-benar dibutuhkan. Kalender, jam, tag cloud, adalah beberapa contoh widget yang sama sekali tidak diperlukan.

Cara memperbaikinya:
Coba lihatlah lagi sidebar Anda, tanyakan pada diri sendiri, mana yang benar-benar diperlukan? Mana yang hanya membuat sesak? Mana yang bermanfaat bagi pembaca dan mana yang tidak? Lalu buanglah beberapa di antaranya, sehingga Anda memiliki sidebar yang 'bersih', hanya berisi informasi yang dibutuhkan pembaca.

Selain itu, ini yang paling sering saya lihat. Banyak blog directory, layanan ping dan sejenisnya, mewajibkan Anda memasang reciprocal link berupa badge, akhirnya Anda memenuhi sidebar dengan seabrek badge tersebut (jangan khawatir, dulu saya pun sempat melakukannya, hehe....). 

Tapi sekarang tidak lagi, karena manfaatnya sangat kecil, jadi sekarang saya membuangnya sama sekali. Seberapa efektif manfaatnya? Mungkin ada manfaatnya, tapi sangat tidak sebanding dengan 'kekacauan' yang didapat. Jadi, yang terbaik, buang saja. Semua itu tidak ada gunanya, hanya mengotori desain blog Anda.

2. Membiarkan gadget default apa adanya
Pada saat Anda membuat blog baru, ada beberapa gadget yang sudah otomatis terpasang. Membiarkan mereka tetap berada di sidebar berlama-lama membuat tampilan blog Anda terlihat amatir.

Cara memperbaikinya:
Segera setelah Anda membuat blog baru, masuklah ke menu tata letak, dan buang gadget default.

3. Memasang gadget dengan susunan yang 'aneh'
Ya betul, Anda bebas melakukan apapun terhadap blog Anda. Tapi dalam dunia blogging tetap ada semacam kesepakatan umum, atau kebiasaan lazim dalam banyak hal, termasuk di dalamnya masalah susunan elemen di sidebar.

Jika Anda mengatur gadget sidebar dengan susunan yang 'tidak biasa', justru akan membuat bingung pengunjung, sehingga mereka bisa jadi meninggalkan blog Anda karena frustasi melihat susunan gadget sidebar Anda yang aneh.

Cara memperbaikinya:
Coba Anda survey kecil-kecilan. Lihat blog-blog profesional di topik yang sama dengan blog Anda, dan lihatlah bagaimana mereka menyusun gadget mereka. Lalu Anda tetap mempertahankan susunan yang sudah menjadi kebiasaan.

4. Tidak ada form langganan email
Salah satu elemen terpenting di sidebar adalah form berlangganan melalui email. Sayang sekali jika Anda tidak memilikinya, yang berarti Anda tidak memanfaatkan salah satu cara terbaik mendapatkan pembaca setia.

Cara memperbaikinya:
Jika Anda menggunakan FeedBurner, hanya butuh beberapa langkah mudah untuk mengaktifkan berlangganan email ini, Anda kopi kodenya kemudian Anda memasangnya sebagai widget berlangganan email di sidebar.

5. Memenuhi sidebar dengan iklan
Saya tahu, Anda ingin menghasilkan uang dari blog, begitu juga dengan saya. Kita sama-sama blogger matre, hehe.... Tapi, memasang terlalu banyak iklan di sidebar, bukanlah ide yang bagus. 

Terlalu banyak iklan di sidebar akan menghalangi konten penting untuk pembaca, dan itu membuat pembaca bisa jadi mengabaikan semua yang ada di sidebar Anda.

Cara memperbaikinya:
Satu iklan berukuran 300x250, rasanya sudah cukup, atau jika mau lebih, pilih ukuran iklan yang lebih kecil, misalnya 125x125 yang bisa dipasang bersisian. Namun begitu, untuk mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya Anda bereksperimen dengan beberapa ukuran unit iklan yang berbeda.

Yang pasti, jangan sampai sidebar Anda hanya berisi iklan tanpa menawarkan konten blog Anda kepada pengunjung.

Nah, itulah 5 kesalahan umum pada sidebar yang seharusnya Anda hindari. Jika saat ini ada beberapa kesalahan di atas yang masih Anda lakukan, segera perbaiki. Semoga bermanfaat.

Salam.

Jumat, 10 Januari 2014

5 Kesalahan Umum Halaman 'About' dan Cara Memperbaikinya [Kesalahan #1]

07.51 Posted by Unknown , No comments
Mulai dari artikel ini, saya akan menulis seri artikel: 5 kesalahan umum dalam berbagai aspek blogging.

Dan untuk kali pertama, saya mencoba mengungkap tentang 5 kesalahan pada halaman 'about' blog. 

Hari-hari berikutnya, saya akan lanjut mengungkap berbagai kesalahan lain, yang sudah seharusnya dihindari dalam rangka membangun blog yang sukses.

Sampai seri ke berapa, saya sendiri belum yakin. Saya sarankan untuk berlangganan artikel PortalUang untuk memastikan Anda mendapatkan update terbaru dari seri kesalahan dalam blogging ini.

Seperti kita tahu, halaman 'about' (halaman tentang blog, tentang penulis) adalah salah satu halaman terpenting yang semestinya ada pada setiap blog.

Pengunjung blog Anda, hampir selalu menuju ke halaman ini untuk mencari tahu lebih banyak tentang diri Anda dan blog Anda. Dan ini adalah hal penting. Pengunjung berharap mengenal Anda lebih dekat, sekaligus ingin mengetahui apa yang dapat mereka dapatkan dari blog Anda. Di situlah pentingnya halaman 'about' dibuat sebaik mungkin.

Sayangnya, saya masih melihat banyak blogger yang kesulitan menghadirkan halaman 'about' ini, bahkan tidak sedikit blog yang tidak memiliki halaman 'about' sama sekali. Jika pun ada, ada beberapa kesalahan yang seharusnya dihindari.

Inilah 5 kesalahan umum pada halaman 'about', dan cara memperbaikinya:

1. Tidak mencantumkan atau sangat sedikit informasi tentang diri Anda
Inilah kesalahan pertama yang banyak dilakukan blogger, yaitu terlalu 'pelit' memberitahu pembaca tentang diri sendiri. Bahkan kadang mereka sama tidak memberi tahu nama sama sekali.

Memang, bisa saja Anda sukses blogging sebagai anonim, tanpa orang-orang tahu siapa Anda sebenarnya. Tapi paling tidak Anda harus memberi 'nama pena' kepada pengunjung agar mereka merasa memiliki hubungan dengan Anda.

Juga ide yang baik, untuk memberitahu beberapa informasi tentang diri Anda, seperti misalnya: "Saya tinggal di Jakarta, bekerja di sebuah perusahaan IT, tinggal bersama istri dan 2 orang putri".

Cara memperbaiki:
Coba lihat sekali lagi halaman 'about' Anda. Apakah Anda telah mencantumkan nama lengkap Anda? Sudahkah terpasang foto diri Anda? Jika, belum Anda bisa mulai dari situ.

2. Semua melulu tentang diri Anda
Sementara ada yang malu-malu menyampaikan informasi pribadi, sebaliknya ada pula yang terlalu banyak menulis tentang diri sendiri. Ini adalah kebalikan dari kesalahan nomor 1 di atas.

Memang, pembaca ingin mengetahui tentang diri Anda, tapi yang lebih penting lagi, mereka ingin mengetahui apa manfaat yang Anda tawarkan kepada mereka.

Halaman 'about' Anda harus menyampaikan dengan jelas apa topik blog Anda, apa yang bisa didapat oleh pembaca, dan mengapa mereka mesti membaca blog Anda. Pastikan Anda fokus kepada manfaat atau keuntungan yang akan diperoleh pembaca ketika membaca blog Anda.

Cara memperbaiki:
Tambahkan bagian berupa sub judul di halaman 'about' berupa 'Tentang Blog' atau 'Tentang [nama blog]'. Pada bagian ini, jelaskan secara singkat tapi jelas, tentang apa blog Anda berbicara.

3. Tidak pernah diupdate
Ini kesalahan berikutnya. Jika Anda sudah cukup lama blogging, bisa jadi halaman 'about' Anda telah dibuat beberapa tahun yang lalu.

Pastinya ada beberapa informasi yang perlu diupdate, terutama jika ada perubahan-perubahan signifikan terhadap blog Anda, seperti perubahan tujuan dan topik blog dan sebagainya.

Selain, itu mungkin ada beberapa hal dalam hidup Anda yang juga telah berubah, seperti kini Anda telah menikah, pindah tempat tinggal, mendapatkan pekerjaan baru dan lain sebagainya. Informasi-informasi pribadi semacam itu kiranya perlu Anda tulis ulang.

Cara memperbaiki:
Bukalah halaman 'about' Anda saat ini. Cari, apakah ada sesuatu yang perlu dirubah? Sebaiknya, buatlah jadwal, bisa 3 - 6 bulan sekali, atau paling tidak 1 tahun sekali untuk menulis ulang halaman 'about' Anda. Ini memastikan Anda terus terhubung baik dengan pembaca setia Anda.

4. Tidak ada link ke artikel blog
Mereka yang pertama kali berkunjung, kemudian tertarik dengan konten blog Anda, biasanya akan mengunjungi halaman 'about' ini.

Makanya, adalah sesuatu yang sangat baik, Anda memberi link ke beberapa posting utama, atau artikel pilar yang Anda miliki. Ini membantu pembaca tidak kehilangan arah, dan mengetahui segera apa yang akan mereka dapatkan dari blog Anda. Sebagai contoh Anda bisa lihat halaman about Portal Uang.

Link ke posting blog ini, selain cara yang sangat bagus dalam menarik perhatian pengunjung baru, sekaligus menunjukkan kepada pengunjung artikel terbaik yang Anda miliki.

Cara memperbaiki:
Pilihlah 3 - 10 artikel terpopuler, atau artikel yang paling banyak mendapat respon dari pembaca, dan berilah link ke artikel-artikel tersebut di halaman 'about' Anda.

5. Terlalu panjang dan bertele-tele
Sama seperti aturan dalam menulis posting blog, jaga agar halaman 'about' Anda tetap simpel. Jika halaman terlalu panjang, justru akan membuat pembaca kehilangan pesan utama yang ingin Anda sampaikan kepada mereka.

Seberapa panjang halaman 'about' yang terbaik? Tidak ada patokan pasti. Ukuran panjang sebuah posting rata-rata, bisa jadi rujukan.

Cara memperbaiki:
Jika halaman 'about' blog Anda rasa terlalu panjang, cobalah cari, informasi apa saja yang bisa Anda pisahkan menjadi halaman tersendiri.

Misalnya, jika Anda mencoba memberi petunjuk kepada pembaca baru, dari mana mereka memulai membaca blog Anda, Anda sebaiknya bisa membuat halaman 'Mulai dari sini'. Ini akan lebih efektif, sekaligus membuat halaman 'about' Anda tetap simpel.

Apakah halaman 'about' Anda mengandung salah satu dari kesalahan di atas? Beri tanggapan melalui komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

Selasa, 31 Desember 2013

Kesalahan Utama Desain Blog yang Harus Dihindari

04.22 Posted by Unknown No comments
Pada artikel Sukses Blogging? Percantik Desain Blog! saya telah menekankan pentingnya peranan desain terhadap kesuksesan suatu blog.

Desain yang cantik, bukan saja menarik minat pengunjung baru, namun juga membuat mereka betah berlama-lama mengeksplorasi blog Anda lebih jauh.

Nah, salah satu unsur penting dari desain blog yang mesti diperhatikan, adalah pemilihan warna teks dan warna background atau latar belakang. 

Kesalahan paling umum dan masih banyak saya lihat dilakukan oleh blogger, adalah mereka menggunakan teks putih dengan latar belakang hitam atau warna gelap. 

Saya katakan ini adalah sebuah kesalahan. Sama seperti halnya menggunakan ukuran huruf terlalu kecil, memilih jenis huruf 'hias' sebagai teks paragraf, kombinasi warna yang 'aneh' (teks putih diatas biru, merah tua diatas hijau muda, dan sebagainya yang memberi kesan blog Anda terlihat amatir). Kenapa?

Karena itu membuat teks artikel Anda sulit untuk dibaca, dan akhirnya pembaca blog Anda kabur!

Teks putih pada latar belakang hitam, lebih sulit untuk dibaca. Warna putih pada teks memantulkan semua cahaya yang mengenainya. Dan karena teks saling berdekatan, maka pantulan cahaya tadi akan mengenai teks di sampingnya, sehingga menyebabkan bentuk huruf menjadi tidak jelas. [sumber]

Inilah yang menyebabkan mata cepat lelah berlama-lama menatapnya. Tentu saja hal ini sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung blog. Jika mereka merasa tidak nyaman, maka mereka akan segera meninggalkan blog Anda.

Kombinasi warna paling umum digunakan adalah teks hitam dengan latar belakang putih, yang mana paling mudah dibaca. Teks hitam menyerap semua cahaya, sehingga bentuk huruf terlihat lebih jelas, menjadikannya lebih mudah dibaca.

Ini adalah teks hitam di atas latar belakang putih yang lebih mudah dibaca, karena cahaya yang mengenai tulisan tidak dipantulkan, tapi diserap semuanya.
Ini adalah teks putih di atas latar belakang hitam, yang sulit dibaca, karena cahaya yang mengenai tulisan dipantulkan dan mengenai huruf di sampingnya.








Pada prakteknya, Anda bisa melakukan variasi antara teks abu-abu paling gelap pada latar belakang abu-abu paling gelap.

Tapi benarkah teks hitam diatas warna putih adalah yang terbaik? Bagaimana jika saya tetap ingin memakai latar belakang warna gelap? Mari saya perjelas lagi!

Jika demi desain, Anda terpaksa harus menggunakan warna background hitam atau warna gelap lainnya, maka, alih-alih menggunakan warna putih untuk teks, gunakanlah warna abu-abu terang. Ini akan membuat tulisan lebih mudah dibaca, karena tidak semua cahaya dipantulkan oleh teks.

Ini adalah teks hitam di atas latar belakang abu-abu terang, yang lebih mudah dibaca dibanding latar belakang putih karena lebih sedikit cahaya yang dipantulkan dari belakang teks.
Ini adalah teks abu-abu terang di atas latar belakang hitam, yang lebih mudah dibaca dibanding teks putih di atas latar belakang hitam, karena lebih sedikit cahaya yang dipantulkan oleh teks.









Begitu juga menggunakan latar belakang abu-abu terang dengan teks warna hitam, akan lebih nyaman dibaca dibandingkan dengan latar belakang putih.

Apakah selamanya teks putih di atas latar belakang hitam adalah buruk?
Sebenarnya tidak juga. Menurut saya, menggunakan teks putih dengan latar belakang gelap tetap bekerja baik, terutama untuk menonjolkan bagian-bagian penting dari artikel Anda. Seperti digunakan untuk 'blockquote' misalnya.

Jadi kesimpulannya, jika untuk menonjolkan bagian-bagian tertentu dari artikel Anda, menggunakan teks putih di atas latar belakang gelap atau hitam, masih bekerja dengan baik. Namun jika digunakan untuk keseluruhan teks, itulah yang harus dihindari.

Satu hal lagi perlu diperhatikan, jika Anda berada di ruangan gelap atau kurang penerangan yang cukup baik, maka membaca teks putih di atas latar belakang hitam, akan sangat melelahkan.

Nah, itulah bagian penting dalam desain blog Anda yang mesti Anda perhatikan dengan baik. Pilihlah warna teks dan background yang nyaman untuk pembaca Anda berlama-lama menikmati konten blog Anda.

Anda memiliki pendapat lain? Silakan berbagi melalui komentar.

Salam.

Senin, 11 November 2013

Saya Meninggalkan Blog Anda: Ini Alasannya!

05.32 Posted by Unknown No comments
Beberapa hari yang lalu, saya menemukan sebuah blog, isinya menarik perhatian saya. Artikelnya belum berapa banyak, namun bukan itu masalahnya. Tapi saya 'frustasi' dengan blog ini.

Setelah melihat-lihat, tidak sampai 8 detik, saya segera tekan tombol 'close'. Saya tinggalkan blog tersebut.

Dari situ saya akhirnya berpikir mengenai hal-hal yang tidak saya suka ketika mengunjungi sebuah blog. Hasilnya saya sampaikan melalui tulisan kali ini.

Dan inilah beberapa hal yang membuat saya tidak betah berlama-lama mengunjungi sebuah blog (maaf banget ya? Anggap saja blog itu milik Anda, hehehe....!):

1. Saya tidak menemukan konten Anda
alasan saya meninggalkan dan menutup satu blogSeperti saya ceritakan diatas, sebenarnya kontennya cukup menarik dan saya ingin membaca lebih banyak artikel disana. Tapi sayangnya saya tidak menemukannya.
  • Tidak ada recent post
  • Tidak ada kategori
  • Tidak ada arsip
  • Tidak ada daftar isi
Tidak ada apapun, selain posting terakhir di homepage!

Sisi kanan dan kiri sesak dijejali dengan gadget sosial media, iklan yang mencolok, dan beberapa link acak yang tidak memberi informasi berguna.

Jika saya mau mecarinya, mungkin ada recent post atau kategori atau daftar isi yang entah 'terkubur' dimana, tapi sayangnya saya sudah keburu frustasi. Saya klik tanda 'X' di sebelah kanan tab browser.

2. Saya tidak suka sesuatu yang 'melayang'
Saya berpikir, ini blog apa video game?!

Anda memasang kotak berlangganan yang muncul di tengah-tengah (lebih parah kalau mengikuti kursor mouse saya). Tulisan di belakang jadi tidak bisa dibaca, kecuali kotak itu ditutup.

Tapi ternyata, wah... tidak ada tombol 'close' di kotak tersebut. 

Hmm... ok, ok. Saya mengerti sekarang.

Anda 'mewajibkan' saya untuk mengisi alamat email supaya kotak itu tertutup, baru saya bisa membaca konten Anda. Ya ya. Saya mengerti.

Dan, dadah.....! Goodbye!

3. Saya berpikir Anda seorang yang 'rakus'
Ini berhubungan dengan usaha Anda mendapatkan uang dari blog. Bisa dengan menjual sesuatu (afiliasi?) atau pun menampilkan iklan dari pihak ketiga.

Saya akui, saya juga memasang iklan di blog ini, tapi saya tetap berusaha menonjolkan konten ke hadapan pembaca, dan sama sekali tidak berminat menjual sesuatu dari blog ini.

Tidak ada yang salah berusaha mendapatkan uang dari blog, tapi tidak berarti kita harus memenuhi setiap ruang dengan banner iklan. Tidak harus setiap artikel berisi link afiliasi. Tentu saja semua orang memiliki strateginya sendiri-sendiri dan memang Anda harus melakukan strategi yang menurut Anda terbaik.

Saya hanya ingin menyampaikan satu hal: Anda harus memikirkan dengan rasio atau perbandingan antara iklan dengan konten. Antara artikel 'bermanfaat' dengan artikel yang hanya sekedar menjual.

Adalah menarik, begitu banyak orang bertanya kepada saya tentang: bagaimana cara terbaik mendapatkan uang dari blog, bagaimana cara membangun backlink, bagaimana cara mengelola adsense. Tapi jarang sekali ada yang menanyakan bagaimana cara membangun: KREDIBILITAS!

Kali ini saya sampaikan untuk kesekian kalinya, tanpa itu Anda tidak akan bisa menjual apapun di blog Anda. Rupanya masih sangat banyak blogger yang bermental: saya bangun blog, mereka datang. Saya pasang iklan mereka klik. Saya jual link, mereka beli.

No!

Itu baru bisa terjadi jika Anda:
  • Kredibel
  • Mendapatkan kepercayaan
  • Konsisten dan benar-benar berkeinginan berbagi manfaat kepada orang lain
Dan, jika saya menemukan seolah-olah konten blog Anda adalah iklan dan link penjualan, maka saya segera menekan tombol backspace!

4. Anda menulis paragraf panja..........ang sekali
Saya memang suka membaca. Tapi saya tidak mau dipusingkan dengan rentetan kalimat terlalu panjang. Belum sempat saya baca, begitu melihat, waduh ini paragraf panjang benar, biasanya saya langsung menutup halaman tersebut. 'Ngeri!'

Ingat selalu, pembaca senang membaca sekilas dan secara cepat untuk mencari bagian-bagian pokok atau potongan informasi yang mereka cari. Usahakan tidak menulis satu paragraf lebih dari 10 baris kalimat. Saya sendiri selalu berusaha untuk membuat setiap paragraf hanya berisi 3 - 6 baris kalimat saja.

5. Saya dibuat 'pusing' untuk berkomentar
Begitu selesai saya membaca sebuah artikel, saya ingin berkomentar. Tapi saya harus login dulu ke akun facebook saya untuk bisa berkomentar. Ah... kebetulan saya sudah seminggu ini lagi malas membuka facebook.

Bagaimana kalau saya tidak punya akun blogger? Tidak punya OpenID? Tidak punya akaun WordPress? Kenapa tidak ada pilihan cukup mengisi nama dan alamat url?

Ok, akhirnya saya login dulu ke akun blogger karena saya ingin sekali memberi komentar. Tapi, ups.... captcha! Saya benci captcha! Saya harus pelototin tulisan buram kecil-kecil hanya untuk berkomentar. Ya sudah, saya tutup. Saya buka teruskan blogwalking ke blog lain.

Saya menemukan hal ini lebih banyak di blog tentang blogging untuk mencegah komentar spam dan komentar miring dari orang 'tidak dikenal' (anonymous) dengan mematikan pilihan nama/url. Sebaliknya, Anda hanya mengijinkan mereka yang memiliki profile akun tertentu untuk bisa berkomentar.

Saya mengerti, Anda ingin mencegah spam. Tapi janganlah terlalu membuat sulit orang lain untuk ikut berinteraksi dengan Anda.

Ingin lebih dalam berinteraksi dengan pembaca Anda, permudah orang lain berkomentar.

Itulah 5 hal yang tidak saya sukai dari sebuah blog, yang membuat saya tidak betah dan meninggalkan blog Anda. Cuma itu yang terpikirkan.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Hal apa yang membuat Anda meninggalkan sebuah blog?

Salam.

Rabu, 04 September 2013

Permudah Orang Lain untuk Berkomentar Yuk!

11.49 Posted by Unknown 1 comment
Sebelum ini saya pernah menulis tentang manfaat berkomentar di blog orang lain.

Memang banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan memberi komentar di blog yang Anda kunjungi. Sudahkah Anda melakukannya sebagai salah satu kegiatan blogging Anda? 

Namun demikian, jika sampai saat ini Anda merasa belum banyak yang mengomentari tulisan-tulisan Anda sendiri, mungkin ada yang salah dengan desain sistem komentar blog Anda.

Dalam hal ini, satu hal yang paling perlu Anda ingat, adalah kenyataan, bahwa semua orang (termasuk saya) sebenarnya adalah para pemalas!

Setiap kali ketika saya ingin memberi komentar di sebuah blog yang mengharuskan saya melakukan sesuatu selain mengisi nama dan alamat email, saya selalu memilih tidak jadi berkomentar! Kenapa? Karena memang saya pemalas.

Penggunaan CAPTCHA, saya benci captcha. Memang, sekali dua kali saya pernah memaksakan diri memlototi captcha untuk berkomentar, namun hanya jika saya benar-benar merasa sangat tertarik untuk berkomentar. Selebihnya, saya lebih memilih untuk meninggalkan blog tersebut.

Moderasi komentar adalah hal lain yang menurut saya TIDAK perlu dilakukan. Karena ketika Anda mencoba menyaring komentar yang masuk, pengunjung akan merasa bahwa Anda tidak fair. Menganggap Anda curiga dan mementingkan diri sendiri.

Selain itu, orang yang berkomentar cenderung ingin langsung melihat komentarnya muncul, dan dengan memoderasinya, Anda tidak memenuhi harapan mereka. Saya juga dulu melakukannya, tapi sekarang tidak lagi, bahkan sekarang saya menganggap bahwa memoderasi komentar lebih banyak sisi buruknya dibanding keuntungannya.

Jika Anda merasa takut mendapat banyak komentar spam, paling buruknya, Anda tinggal menghapus komentar-komentar tersebut. Dan berdasarkan pengalaman saya sendiri, sangat jarang ada orang iseng yang menghabiskan waktu mengirim komentar yang tidak perlu. Jadi, biarkan pengunjung Anda mendapat kemudahan untuk mengomentari blog Anda.


Kesimpulannya, inilah beberapa hal yang dapat mencegah pengunjung blog Anda untuk berkomentar. Dan mestinya hal ini tidak perlu dilakukan:
  • CAPTCHA
  • Moderasti komentar
  • Login (seperti bagi Anda yang menggunakan WordPress yang mengharuskan login untuk berkomentar)
  • Konfirmasi email
  • Hal lain yang membuat proses berkomentar menjadi bertele-tele
Itulah beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan jika Anda menginginkan blog Anda ramai menjadi tempat berdiskusi. Anda memiliki pendapat lain? Silakan membaginya melalui kolom komentar di bawah.

Salam.

Selasa, 13 Agustus 2013

Sukses Blogging? Percantik Desain Blog!

22.08 Posted by Unknown No comments
Kesan pertama begitu menggoda.... selanjutnya....
Cinta pada pandangan pertama....

Kalimat-kalimat yang amat familiar, yang menunjukkan betapa pentingnya sebuah penampilan luar. Coba Anda ingat-ingat ketika pertama kali berkenalan dengan orang baru? Apa yang Anda lihat? Bajunya? Sepatunya? Kacamatanya?

Ya, kita semua akan selalu mendapatkan kesan pertama terhadap sesuatu karena penampilan luarnya. Tidak mungkin juga kan kita bekerja di kantor hanya dengan memakai t-shirt dan celana jeans? Jadi, apa yang kita kenakan akan berpengaruh terhadap 'nilai' kita di mata orang.

Nah begitu juga dengan blog kita. Jika kita niat untuk mencapai sukses melalui blogging, maka penampilan blog menjadi salah satu faktor penentu. Bagi pengunjung yang baru pertama kali membaca blog kita, maka hal pertama yang akan memberikan kesan adalah desain blog kita. Apakah memberikan kesan sukses? Elegan? Top high? Biasa-biasa saja? Murahan? Cuma iseng? Itu akan sangat menentukan perilaku pengunjung kita selanjutnya.

Lalu, bagaimana selanjutnya? Langkah pertama yang bisa kita lakukan adalah: cobalah Anda mencari dan buka blog-blog dengan topik yang sama, yang sudah 'bonafid', yang memiliki pengunjung puluhan ribu per hari. Lalu buka blog-blog yang hanya sedikit sekali dikunjungi orang. Bandingkan! Hampir bisa saya pastikan Anda akan menemukan perbedaan dalam desain dan tampilannya.

Memang, blog yang sukses dan profesional mungkin telah mengeluarkan sejumlah uang untuk memperbaiki penampilan dan urusan desain ini. Namun, saat ini dengan begitu banyak template free, dan sumber informasi dan pelajaran yang bisa diakses secara luas untuk memodifikasi template dan tempilan blog, menurut saya tidak ada lagi alasan tentang masalah uang. Anda bisa dengan mudah, jika mau, membuat desain yang bagus.

Nah, berikutnya adalah. Cobalah Anda perhatikan dengan jujur tampilan desain blog Anda sendiri. Nilai sendiri, apakah termasuk kategori blog sukes atau kategori blog yang tidak sukses?

Mungkin Anda berkilah: bukankah yang membuat bernilai suatu blog adalah kontennya? Betul, konten adalah raja. Namun jika tampilan blog kita tidak memberikan kesan dan tidak menarik di mata pengunjung, bukan itu sebuah kekurangan? Tetap, menarik minat pengunjung baru, penampilan dan desain blog jauh lebih mengambil peran.

Jika Anda berniat membangun blog yang sukes, meniru 'gaya' blog-blog sukses milik orang lain dengan niche yang sama bisa menjadi awal yang bagus. Pengunjung akan dengan cepat mengkategorikan blog kita berdasarkan penampilannya. Jika, tampilan blog kita bersih, elegan, terlihat profesional, maka pengunjung akan langsung mendapatkan kesan, bahwa kita serius, sungguh-sungguh dan siap menjadi blogger yang sukses. Dan itu adalah suatu poin plus+ bagi blog kita.

Sepengatahuan saya, hampir semua blog sukses memiliki desain yang sangat 'bersih', terlihat profesional. Desain blog secara keseluruhan sangat menonjolkan konten. Desain blog tidak menggiring dan merusak perhatian pengunjung terhadap konten. Bahkan dalam menempatkan iklan, blog yang sukses telah memperhitungkan dengan matang dan menempatkannya secara hati-hati.

Template free tanpa modifikasi, sangat dijarang digunakan oleh blogger sukses. Memiliki tampilan unik akan sangat menarik perhatian bagi pengunjung baru. Ini bukan berarti Anda harus mendesain sesuatu yang sangat berbeda, namun cukup menjamin bahwa pengunjung Anda tidak melihat tampilan yang sama dengan ratusan (ribuan?) blog lainnya.

Jadi, hal apa saja yang dapat membantu memberi kesan yang baik terhadap pengunjung blog kita? Yang paling utama, menurut saya adalah munculan iklan flash pada saat membuka blog adalah sesuatu yang sangat buruk. Kombinasi warna-warna mencolok juga tidak begitu bagus memberikan kesan pro. Atur iklan dan kombinasi warna theme pada saat mendesain blog, langkah pertama yang harus Anda lakukan.

Jika Anda menggunakan free template, seperti blogger, cobalah untuk belajar melakukan modifikasi. Ada banyak informasi tentang ini bertebaran di internet. Menurut saya, bahkan modifikasi kecil-kecilan sudah cukup membuat tampilan blog Anda berbeda. Jika perlu, keluarkan sedikit uang untuk memesan template dari orang lain, jika Anda tidak mampu melakukannya sendiri.

Sekali lagi, lihatlah kembali blog Anda. Cari bagian mana yang bisa Anda percantik lagi. Utamakan untuk memberikan tampilan yang 'bersih', yang menyampaikan pesan kepada pengunjung blog Anda bahwa Anda memang serius dan Anda siap membawa blog Anda ke level yang lebih tinggi.

Itulah yang bisa sampaikan kali ini. Semoga bermanfaat. Dan seperti biasa saya mengundang Anda untuk berbagi pengalaman tentang desain blog ini.

Salam.