Tampilkan postingan dengan label Blogging Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogging Dasar. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 April 2014

Modal Dasar Membangun Blog yang Sukses

15.19 Posted by Unknown No comments
Ingin sukses sebagai blogger?

Blogging itu menyenangkan. Siapapun dapat dengan mudah membuat sebuah blog. Tapi, jika Anda ingin dikenal sebagai blogger top, 'diperhitungkan' di blogosphere, maka Anda harus menyukseskan dulu blog Anda.

Nyatanya ada beberapa syarat atau modal dasar yang diperlukan oleh mereka yang ingin sukses dalam blogging. Dan di bawah ini adalah syarat-syarat minimal untuk mengantarkan Anda menjadi seorang blogger yang sukses:

Topik yang menarik bagi orang banyak
Hampir semua blog sukses adalah blog yang mengangkat topik yang dicari banyak orang. Semakin banyak orang tertarik dengan topik yang Anda tulis, semakin banyak orang yang mencari informasi tersebut, semakin besar kesempatan untuk sukses.

Lebih jauh tentang ini, silakan baca:
Kerangka Acuan Jenis Konten Blog, Mana yang Membawa Sukses?

Topik yang disukai
Lagi-lagi ini masalah gairah. Jika Anda menyukai topiknya, Anda akan mampu menulis banyak sekali di blog Anda. Bisa dikatakan Anda bisa menulis non-stop, tiada henti.

Namun, jika Anda tidak mencintai topik blog Anda, maka Anda akan kehabisan kata. Dan lebih jauh, pembaca akan tahu, bahwa Anda sekadar menulis asal jadi, bukannya menulis dari hati

Komitmen
Blog yang sukses membutuhkan kerja keras dan dedikasi. Membangun blog yang sukses tidak sekadar mempublish artikel baru beberapa kali per bulan.

Semua blog sukses, adalah blog yang diupdate secara rutin dan cukup sering (bahkan banyak yang update 2 - 3 kali sehari). Dan orang yang berada di balik blog itu, bekerja tanpa henti mempromosikan blognya dan mendatangkan trafik.

Butuh waktu
Membangun blog sukses memakan waktu yang tidak sedikit. Investasi waktu adalah investasi terbesar yang Anda perlukan. Membangun blog sukses tidak berhenti pada mempublish konten baru. Tapi mereka yang sukses, menghabiskan banyak waktu untuk berpromosi, membaca, melakukan riset dan sebagainya untuk mendatangkan banyak trafik ke blognya.

Gairah memupuk persahabatan
Blog ada bagian dari media sosial. Bersosialisasi dan menjalin hubungan dengan banyak orang adalah modal dasar membangun blog sukses berikutnya.

Merespon terhadap komentar yang masuk, serta berinteraksi dengan pembaca melalui berbagai media sosial, forum dan sebagainya adalah hal penting untuk membangun hubungan sekaligus mendatangkan trafik.

Gairah terus belajar
Topik yang Anda angkat, bahkan dunia blogging itu sendiri, adalah dunia yang berkembang. Itu artinya, blogger sukses adalah mereka yang tidak henti mencari cara baru, konsep baru, strategi baru untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan blognya. Itu semua bisa dilakukan dengan tetap semangat dan kemauan belajar terus-menerus tiada henti.

Menyukai membaca dan melakukan riset
Blogger adalah penulis. Untuk bisa menulis, mereka harus banyak membaca. Senang membaca dan melakukan riset adalah hal penting menjaga blog Anda tetap up to date, dan itu adalah modal dasar dari kesuksesan sebuah blog.

Kreativitas
Blog yang sukses biasanya kerap diupdate secara rutin. Itu artinya, blog yang sukses selalu menyajikan konten yang segar, baru dan unik kepada pembacanya. 

Menyajikan konten yang bermanfaat, tentu saja memerlukan kreativitas. Di sinilah letak perbedaan antara blogger yang sukses dan yang gagal. Kuncinya satu: tidak berhenti untuk belajar.

Butuh kesabaran
Sukses dalam blogging tidak lah diraih dalam semalam. Bersiaplah tetap berkomitmen dan berdedikasi untuk mempromosikan blog dalam jangka panjang. Pada akhirnya nanti, kerja keras Anda akan berbuah manis, kuncinya satu: jangan pernah menyerah!

Nah, itulah hal-hal paling mendasar yang diperlukan untuk membangun blog yang sukses. Apakah Anda telah memiliki semuanya? Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Senin, 31 Maret 2014

Memahami Lisensi Creative Commons

21.18 Posted by Unknown No comments
Apa itu Creative Commons?

Jika diterjemahkan secara bebas, creative commons lisence dapat diartikan: lisensi sumberdaya kreatif bersama. Tapi dalam artikel ini sengaja saya tetap menggunakan istilah aslinya. Lebih jauh tentang Creative Commons, bisa Anda lihat di Wikipedia.

Banyak foto atau gambar yang Anda temukan di internet, bisa Anda gunakan di blog Anda, jika foto atau gambar tersebut memiliki lisensi creative commons (creative commons lisence).

Secara singkat, lisensi creative commons melindungi pemilik karya cipta tanpa memberikannya hak cipta secara penuh, dengan kata lain, orang lain dapat menggunakannya (dengan beberapa batasan dan syarat tertentu).

Anda perlu membaca batasan pada masing-masing foto atau gambar yang berlisensi creative commons untuk mengetahui bagaimana Anda dapat menggunakannya, serta atribusi apa atau hal apa saja yang dibutuhkan agar Anda dapat menggunakannya secara sah.

Ada 6 jenis lisense creative commons, seperti dijelaskan di bawah ini:

Attribution, Non-commercial, No Derivatives
Ini lisensi paling ketat dari semua lisense creative commons. Lisensi ini mengijinkan Anda memakai foto atau gambar, tapi Anda tidak boleh merubahnya dalam cara apapun, tidak boleh menggunakannya untuk tujuan komersial, dan Anda harus mencantumkan pemilik lisensi dan menyertakan link kepadanya.

Attribution, Non-commercial, Share Alike
Lisensi ini mengijinkan Anda merubah atau membuat desain baru dari foto atau gambar tersebut untuk tujuan non-komersial. Tapi Anda harus memberi kredit kepada pemilik asli, dan jika Anda melakukan pengubahan, maka Anda harus melisensikan hasil perubahan tersebut dengan kondisi dan syarat  lisensi yang sama seperti foto atau gambar aslinya.

Attribution, Non-commercial
Dengan lisensi ini, Anda dapat melakukan perubahan atau membuat desain baru dengannya untuk tujuan non-komersial. Anda harus menyebutkan pelisensi asli, tapi Anda tidak harus membuat lisensi sama persis seperti aslinya.

Attribution, No Derivatives
Anda boleh menggunakan foto atau gambar dengan lisensi ini untuk tujuan komersial atau pun non-komersial, tapi Anda tidak diperkenankan merubahnya dalam cara apapun serta harus mencantumkan link sumber.

Attribution, Share Alike
Anda dapat melakukan pengubahan terhadap foto atau gambar tersebut dengan syarat lisensi yang sama dengan sumber asli. Boleh untuk tujuan komersial maupun non-komersial, serta memberi link kepada sumber asli.

Attribution
Ini adalah lisensi paling terbuka dan fleksibel dari semua lisensi creative commons. Anda bebas mengedit, menggunakan untuk tujuan komersial, tanpa harus memberi lisensi yang sama, selama Anda tetap mencantumkan kredit kepada pemilik asli.

Nah, itulah penjelasan tentang lisensi creative commons, dengan memahaminya, diharapkan Anda dapat menggunakan sumberdaya dari internet dengan lebih bijak tanpa mengabaikan hak cipta serta jerih payah orang lain.

Salam.

Rabu, 26 Maret 2014

51 Kalimat 'Sakti' yang Harus Dipegang oleh Semua Blogger

10.46 Posted by Unknown No comments
Dunia blogging penuh sesak dengan banyak sekali tips bagi blogger, namun jika Anda tidak ingin menghabiskan waktu melahap 10.000 artikel, maka posting ini untuk Anda.

Apa yang saya sarankan melalui artikel ini adalah pengalaman saya selama 2 tahun terakhir mengelola blog. Tentu saja, pengalaman dalam waktu relatif singkat itu belum cukup menjadikan saya sebagai blogger 'mumpuni', bahkan entah kapan saya mampu menyamai prestasi para blogger senior yang lebih dulu meraih sukses.

Namun, tidak ada salahnya saya berbagi pengalaman itu. Bukankah berbagi tidak harus menunggu saat yang sempurna?

Baiklah, cukup basa-basinya, dan inilah 'kalimat sakti' atau tips untuk meningkatkan kualitas blog Anda, yang saya bagi menjadi beberapa kategori. Semua tips saya sampaikan dalam 1 kalimat!

Hal teknis
Pekerjaan-pekerjaan bersifat teknis dapat menyita begitu banyak waktu seorang blogger, seperti mendesain template, membuat logo, mengelola hosting dan domain, dan sebagainya. Jadi, jika memang Anda tidak terlalu 'bagus' dalam hal teknis ini, sebaiknya Anda menyerahkan kepada ahlinya.

Ya. Anda tidak harus mengerjakan semuanya, bahkan terkadang memang Anda harus fokus pada hal terbaik yang Anda kuasai, yaitu: menulis konten, marketing dan memikat hati pembaca dan pengunjung blog Anda!

1. Permudah pengunjung berkomentar, jangan memaksa mereka login guna memberi komentar.

2. Beri pilihan pengunjung untuk berlangganan komentar.

3. URL posting harus menampilkan judul posting.

4. Pesanlah desain template yang bagus kepada web designer untuk mendapatkan desain yang unik.

5. Gunakan jasa orang lain untuk hal-hal teknis yang tidak Anda kuasai.

Desain dan tata letak (layout)
Ada prinsip-prinsip desain dan layout blog yang secara umum diyakini sebagai yang terbaik. Hal ini untuk memastikan elemen-elemen blog terpenting ditempatkan di lokasi terbaiknya, seperti misalnya dimana Anda harus meletakkan kotak berlangganan artikel, dan sebagainya.

Jangan menganggap remeh terhadap hal yang satu ini, karena bisa jadi ini adalah pembeda antara blog yang sukses dan yang tidak.

6. Desain 1 sidebar di sebelah kanan, adalah yang paling efektif untuk blog bisnis.

7. Jangan mengotori sidebar dengan widget-widget 'aneh', widget yang menggangu pengunjung.

8. Kotak berlangganan RSS sebaiknya diletakkan di area bagian kanan atas di sidebar.

9. Kotak pencarian, kategori, artikel terbaru dan artikel populer, adalah komponen utama di sidebar.

10. Header blog harus menyampikan ide dengan jelas tentang topik blog, untuk siapa blog ini ditulis dan mengapa mereka membutuhkannya.

11. Gambar dalam posting yang terbaik adalah di bagian atas atau kanan atas artikel.

12. Ukuran dan jenis huruf harus mudah dibaca.

13. Teks putih (terang) di atas latar belakang hitam (gelap) memberi kontras terbaik dan paling mudah dibaca.

14. Hindari menggunakan jendela munculan, kecuali Anda memiliki alasan yang sangat, sangat, sangat bagus untuk menggunakannya.

15. Jangan pernah memuat musik atau video yang otomatis diputar ketika blog dibuka.

Menulis konten
Saat memulai blogging, kita semua pasti mengalami banyak kesalahan dalam menulis konten. Jangan 'diambil hati', teruslah menulis, jangan pernah menunggu saat yang sempurna.

Menulis, mengedit dan publikasikan karya Anda!

16. Gunakan kalimat simpel, jangan gunakan 2 kalimat, jika 1 kalimat sudah mencukupi.

17. Sampaikan poin utama artikel di awal-awal tulisan.

18. Jangan menulis, sampai Anda benar-benar memiliki poin penting untuk disampaikan.

20. Gaya penulisan 'santai' dan informal jauh lebih disukai.

21. Pada saat menulis, anggap Anda sedang mengirimkan sebuah email kepada seorang kawan.

22. Hindari menggunakan kata: 'Anda semua', 'kalian', 'banyak dari Anda' dan kata lain yang senada itu, karena Anda sedang berbicara kepada satu orang!

23. Gunakan sub judul untuk mempermudah pembaca memahami ide pokok tulisan.

24. Posting blog dapat berupa informasi (informational) dan opini pribadi (editorial), detil atau rangkuman banyak ide, namun tidak pernah keduanya ada dalam satu artikel.

25. Artikel informatif harus didukung data dan sumber data yang valid.

26. Artikel editorial, harus didasari dengan alasan yang kuat.

27. Upayakan seminggu sekali merilis artikel pilar.

28. Untuk menarik pembaca memberi komentar, ajukan pertanyaan yang mudah dijawab, serta jangan tulis semua, sisakan sepotong informasi atau ide dalam tulisan.

Optimasi mesin pencari (search engine optimization)
Saat baru saja memulai blogging, Anda tidak langsung mendapat 'perhatian' dari mesin pencari, sampai Anda memperoleh kredibilitas dan otoritas. Seiring Anda terus menambahkan konten baru, Google akan mulai memperhitungkan blog Anda.

29. Judul posting harus mengandung kata kunci (keyword) utama yang menjadi target, serta dengan jelas menyampaikan isi tulisan.

30. Google berusaha menampilkan hasil pencarian terbaik: artikel relevan, bermanfaat, mudah dibaca, camkan itu setiap menulis konten.

31. Berpartisipasi aktif dalam program Google Authorship.

32. Buatlah link internal di setiap artikel baru, update juga posting lama, buat link ke artikel baru yang relevan.

Kreativitas
Temukan inspirasi dan bangkitkan sisi kreatif Anda. Perbanyak membaca, lihat apa yang dilakukan blogger top lain di niche Anda, dan buat versi Anda sendiri.

Teruslah belajar, maka Anda akan menjadi blogger kreatif dan produktif!

33. Selalu berpikir: 'bagaimana saya meletakkan satu ide penting dalam perspektif baru?'

34. Jangan pernah 'menipu' pembaca dengan judul provokatif tapi kosong isi.

35. Bila Anda mendapatkan ide atau inspirasi dari tempat lain, beri kredit kepada sumber.

36. Temukan irama, tempat dan waktu yang paling nyaman setiap Anda menulis.

37. Pertanyaan dari pembaca adalah sumber hebat menggali ide tulisan berikutnya.

38. Alih-alih berpatokan secara ketat dengan jumlah kata, sampaikanlah semua yang ingin Anda sampaikan, lalu sudahi menulis.

39. Artikel dalam bentuk esai sangat bagus untuk blog bisnis, namun sebuah cerita hebat yang mengalir jauh lebih bagus lagi.

40. Jangan biarkan ide terbuang, tulislah ide yang muncul dengan segera, jangan menunda, kapanpun, dimanapun!

Promosi dan membangun komunitas
Apa yang mengantarkan sukses dalam blogging? Konten yang menarik untuk dibaca dan dibagikan banyak orang. Serta usaha bagaimana konten itu mendapatkan perhatian dari fans dan pembaca Anda, yaitu melulu tentang promosi, marketing dan membangun komunitas.

41. Membangun komunitas lebih banyak menyita waktu dibandingkan menulis konten, prioritaskan itu.

42. Promosikan blog melalui beragam cara: tanda tangan email, kartu nama, profil media sosial dan media lain yang memungkinkan.

43. Untuk membangun hubungan yang baik dan menguntungkan sesama blogger, jangan mempromosikan konten sendiri, bagikan juga konten orang lain di sosial media.

44. Untuk menarik perhatian, setiap kali blogwalking, selalu tinggalkan komentar yang bernilai di blog lain.

45. Balas semua komentar yang masuk, tunjukkan kepada pembaca bahwa Anda peduli, itu modal utama memupuk kepercayaan.

46. Ingatkan pengunjung untuk berlangganan.

Lain-lain
Inilah tips yang tidak bisa saya masukkan dalam kategori sebelumnya:

47. Memiliki jadwal posting tetap adalah hal bagus, namun jangan terlalu memaksakan diri, tulislah konten baru kapanpun Anda memiliki sesuatu untuk disampaikan.

48. Cara terbaik mengembangkan diri (juga blog Anda), adalah dengan membaca dan mengikuti blogger top yang telah sukses.

49. Blogger adalah orang-orang yang 'pemurah', jangan malu dan sungkan untuk bertanya sesuatu jika Anda membutuhkan.

50. Blogger adalah orang-orang yang 'pemurah', untuk jawab semua pertanyaan jika orang lain bertanya.

51. Jangan ragu, jika Anda merasa harus mengabaikan semua tips di atas, karena memang satu-satunya aturan dalam blogging adalah: tidak ada aturan pasti!

Nah, bagaimana dengan Anda? Itulah 51 kalimat tips dari saya, saya yakin ada banyak hal yang terlewatkan. Untuk itu, jika Anda:
  • Blogger senior: tips apa yang Anda miliki untuk blogger pemula?
  • Blogger pemula: apa yang ingin Anda tanyakan kepada pembaca PortalUang?
Manfaatkan kolom komentar, dan jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan kepada yang lain. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Jumat, 14 Maret 2014

Bagaimana Cara Menangani Komentar Negatif di Blog Anda?

12.46 Posted by Unknown No comments
Salah satu hal yang dikhawatirkan beberapa blogger, terutama saat-saat awal memulai blogging, adalah apa yang harus dilakukan ketika mendapatkan komentar negatif dari pembaca.

Dan beberapa blogger juga lebih memilih mematikan sepenuhnya fasilitas komentar di blognya, karena mereka terlalu 'takut' terhadap hal ini. Namun dari pengalaman saya, nyatanya ketika Anda mengijinkan orang lain mengomentari apa yang Anda sajikan, kebanyakan dari komentar yang masuk adalah komentar yang positif.

Sampai saat menulis artikel ini, Portal-Uang telah memiliki total sebanyak 3.268 komentar (termasuk komentar jawaban dari saya)

Dari jumlah sekian itu, mungkin tidak ada 50 komentar yang bernada negatif. Dari jumlah itu pun kebanyakan hanya berupa komentar OOT dan mempromosikan sesuatu. Dan mungkin hanya hitungan jari yang benar-benar berupa komentar negatif, yang menyatakan ketidaksetujuan dengan 'gaya' yang tidak biasa.

Jadi, saya menyimpulkan, amat lah disayangkan jika Anda kehilangan peluang untuk berinteraksi dengan pembaca serta mendapat masukan dari mereka dengan mematikan fasilitas komentar, hanya karena 'takut' terhadap komentar negatif.

Satu hal yang mesti diingat: Anda selalu memiliki kontrol, Anda lah yang mengendalikan! Sehingga jika suatu saat Anda menerima komentar yang bernada negatif, marah, mencemooh dan sejenisnya, maka Anda memiliki beberapa opsi bagaimana menanganinya.

Dan inilah 5 pendekatan yang bisa Anda lakukan untuk menangani komentar di negatif di blog Anda, dan kelima-limanya pernah saya lakukan.

1. Abaikan saja
Sebenarnya ini bukanlah respon terbaik, namun ya.... ini adalah salah satu pilihan yang bisa Anda lakukan: abaikan saja semua komentar negatif di blog Anda! Biarkan komentar itu tetap di tempatnya, tapi jangan memberi respon apapun terhadapnya.

Kelemahan dari cari ini mungkin dapat menyebabkan pembaca lain jadi tidak tertarik untuk berkomentar (karena Anda menganggap tidak menanggapi komentar yang masuk) dan jika Anda mendapat terlalu banyak komentar negatif (spam), itu juga membuat blog tampak 'buruk' di mata pembaca.

2. Hapus saja
Cara termudah menangani komentar negatif adalah dengan menghapusnya, meskipun mungkin cara dianggap oleh beberapa orang sebagai sensor terhadap 'kebebasan' berpendapat dari mereka yang berkomentar.

Menghapus komentar negatif adalah respon yang cukup terhadap komentar spam, terutama bagi mereka yang berkomentar dengan tujuan 'memancing' reaksi dari orang lain.

3. Hapus, lalu kirimi email penulisnya
Ini adalah opsi lain dari nomor dua di atas. Selain Anda menghapus komentar, Anda lalu mengirimkan pesan kepada pemberi komentar. Cara ini paling tepat untuk komentar yang tidak sepenuhnya spam, namun mungkin karena ada kesalahan dalam pemahaman terhadap apa yang Anda tulis, atau barangkali pemberi komentar sedang 'senewen'.

Tulislah pesan secara profesional, jelaskan secara singkat dan jelas alasan mengapa Anda harus menghapus komentarnya. Biasanya, jika kita melakukannya secara baik dan cukup sopan, mereka bisa jadi meminta maaf dan mencegah mereka berkomentar negatif lagi di blog Anda.

4. Balaslah komentarnya
Terkadang, mungkin Anda ingin membiarkan komentar negatif muncul di blog Anda, maka inilah adalah kesempatan bagus untuk meresponnya. Dan inilah opsi terbaik yang dapat Anda lakukan, baik bagi pembaca lain maupun bagi pemberi komentar itu sendiri.

Nah, jika Anda memutuskan untuk menjawab komentar negatif ini, ada 2 hal perlu diingat: pertama, tarik nafas dalam-dalam dulu (hehe....). Kedua, jangan meresponnya dengan kemarahan. Berilah jawaban yang bersahabat dan profesional. Dengan begitu, Anda akan mengesankan pembaca lain atas 'kesabaran' Anda.

Dengan cara ini pula, mungkin sekali pemberi komentar akan meminta maaf, atau meminta Anda untuk menghapus komentarnya.

5. Matikan kolom komentar
Seperti yang saya sampaikan di awal tadi, bahwa beberapa blogger memilih mematikan fungsi komentar di blognya. Nah, Anda mendapatkan banyak sekali komentar negatif, maka mungkin Anda bisa mempertimbangkan untuk mematikan komentar untuk sementara waktu.

Secara pribadi, saya menganggap cara ini adalah upaya terakhir, dan hanya perlu dilakukan jika upaya lainnya telah gagal. Dan jika Anda tidak mau melakukan upaya sejauh ini untuk mengatasi komentar negatif, Anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan moderasi terhadap komentar yang masuk, sehingga Anda bisa memutuskan komentar mana yang tampil dan mana yang tidak.

Namun, memoderasi komentar juga bukan pula cara terbaik. Ingin menggali lebih jauh tentang komentar blog? Artikel-artikel berikut mungkin dapat membantu Anda mengelola komentar dengan lebih baik:

Kesimpulan
Itu adalah blog Anda! Dan orang yang berkomentar di blog adalah tamu-tamu Anda. Anda memiliki hak sepenuhnya untuk melakukan apapun terhadap komentar yang masuk, termasuk jika harus menghapusnya. Jadi, jangan ragu melakukannya.

Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Minggu, 02 Maret 2014

Cara Mengatasi Rasa Malu (Sebagai Blogger), dan Menjadi Lebih Produktif

10.00 Posted by Unknown No comments
Apakah Anda, dalam berbagai hal, termasuk blogger pemalu?

Jika ya, dengan berat hati saya harus menyampaikan bahwa Anda akan gagal sebagai blogger. 

Blogging adalah hal bagaimana kita bersosialisasi. Seorang yang menganggap dirinya sendiri tidak memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik, tidak akan pernah bisa menjadi blogger, apalagi seorang blogger yang baik dan sukses.

Jika Anda tidak yakin, apakah Anda termasuk blogger pemalu atau bukan, atau belum memahami apa yang saya maksud, inilah beberapa petunjuk bagi Anda:

Anda berpikir seratus kali sebelum menulis sebuah kalimat. Anda menghapus seluruh paragraf, hanya karena menganggap itu membuat Anda tampak buruk. Anda takut untuk mengatakan sesuatu yang 'tampak bodoh', dan .... Anda terlalu malu untuk bersinggungan langsung dengan pembaca.

Jika Anda kerap menggelengkan kepala dalam perasaan 'ngeri' pada saat menuangkan pendapat Anda, berarti Anda, sayang sekali, adalah seorang blogger pemalu.

Adakah jalan keluar?

Tentu, jalan keluar selalu ada. Jika saat ini, Anda merasa termasuk seorang blogger pemalu, jangan dulu berkecil hati. Rasa malu dapat dengan mudah diatasi, sekali Anda mengenali dan memahami alasan yang tidak masuk akal, mengapa Anda merasa malu terhadap sesuatu, yang sebenarnya sama sekali Anda tidak perlu untuk itu.

Rasa malu tak beralasan, dibentuk oleh rasa takut, keraguan diri, serta kurangnya percaya diri. Seorang pemalu (bahkan di dunia nyata), seringkali 'takut' berbaur dengan orang ramai, mengunci diri di dalam kamar, serta berusaha menonjolkan 'kekuatannya' untuk menutupi kelemahannya di mata orang lain.

Semua itu adalah rasa takut yang sama sekali tidak beralasan, dan dapat diatasi dengan sedikit usaha, jika Anda mau.

Nah, inilah beberapa tips yang dapat saya sampaikan untuk mengatasi rasa malu dalam blogging khususnya, dan pada kehidupan nyata pada umumnya.

Buang 'pribadi' palsu blogging Anda
Jika Anda seorang blogger pemalu, biasanya Anda akan menciptakan satu kepribadian palsu untuk mewakili diri Anda sesungguhnya.

Nah, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah: bunuh pribadi palsu tersebut. Ini adalah blog Anda, dan pembaca ingin mendengar pendapat Anda, ingin berhubungan dengan Anda, bukan dengan pribadi palsu yang Anda ciptakan!

Jika Anda berpikir, bahwa Anda dapat bersembunyi di balik 'pribadi palsu' yang Anda buat, maka Anda salah. Orang-orang cukup cerdas untuk mengenali bahwa Anda sedang tidak berkata jujur dan menutup-nutupi jati diri. 

Anda hanyalah seorang blogger. Anda tidak cukup baik berperan sebagai aktor!

Sampaikan perasaan terdalam Anda
Apakah Anda takut ketinggian? Apakah Anda takut kegelapan? Katakan kepada dunia apa adanya, jangan pernah berusaha menunjukkan 'keberanian' yang dibuat-buat.

Jika ini bisa menghibur Anda: ketahuilah bahwa ada banyak orang lain di luar sana yang juga takut terhadap ketinggian.

Pada saat Anda menyampaikan perasaan terdalam Anda, serta apa-apa yang Anda anggap sebagai 'rahasia', Anda akan terkejut mendapati begitu banyak pembaca membagikan pemikiran Anda, mereka yang memiliki pengalaman serta emosi yang sama.

Anda, bukanlah satu-satunya orang yang pernah mengalami, atau memiliki hal-hal 'memalukan' di dunia ini. So, mengapa mesti malu mengungkap apa adanya?

Apakah Anda takut sama ulet bulu? (saya bisa lari tunggang-langgang jika melihatnya, hemmm....)

Rubah rasa malu Anda menjadi hal yang menyenangkan
Agar lebih jelas, mari saya berikan satu contoh: Pada saat Anda menulis sebuah posting, Anda teringat akan satu anekdot memalukan tentang seseorang yang terperosok di sebuah selokan tepi jalan yang ramai, karena tidak mampu melepas pandangan mata, dari seorang gadis menggoda yang melintas di seberang jalan.

Seketika, adrenalin Anda mengalir karena rasa malu akan kekonyolan tersebut, lalu Anda berusaha membuat versi palsu dari anekdot tersebut. Anda mengatakan kepada pembaca bahwa Anda menyaksikan seorang teman jatuh terjerembab ke dalam selokan, dan seterusnya, dan seterusnya.

Cukup bagus bukan? Tapi, sekarang Anda mulai dihantui rasa bersalah kepada pembaca, karena ketidakjujuran kepada mereka.

Nah, mengapa Anda tidak menyelipkan satu petunjuk kecil, sehingga pembaca pada akhirnya bisa meraba-raba bahwa Anda sendiri lah yang mengalami 'kekonyolan' itu?

Mengapa Anda tidak membiarkan adrenalin Anda terpacu dan berubah menjadi sesuatu yang menyenangkan? Ya menyenangkan! Karena Anda menyaksikan pembaca tertawa lepas atas 'kepolosan' Anda.

Bicaralah blak-blakan
Satu cara untuk mengatasi rasa malu sebagai blogger, adalah dengan memberanikan diri untuk mengatakan 'A' jika memang Anda ingin mengatakan 'A'.

Jika Anda tidak menyukai 'Portal-Uang', katakan demikian. Jadilah seorang yang kritis. Jangan takut menghadapi tantangan dari sesuatu yang menurut Anda memang salah.

Orang-orang tidak akan menertawai Anda. Mereka tidak pula akan mencemooh Anda. Jika pun itu terjadi, mengapa diambil pusing selama yakin bahwa Anda benar? Bukankah itu satu kesempatan bagus untuk menertawakan 'orang-orang bodoh' yang menertawakan Anda?

Tidak ada satu alasan pun, Anda harus malu untuk menyampaikan keyakinan dan pendapatan Anda yang sebenarnya. Anda mempunyai hak penuh untuk memiliki keyakinan dan kebenaran sendiri, sama seperti semua orang lainnya.

Jangan terlalu merisaukan penampilan
Salah satu masalah dari orang-orang pemalu, adalah mereka terlalu merisaukan kepribadian dan penampilan mereka sendiri. 

Jangan pernah menulis sebuah posting, lalu Anda berusaha melihatnya dari sudut pandang orang lain, kemudian berusaha mengeditnya agar lebih sesuai dengan pendapat orang kebanyakan, serta terlihat 'sebagus mungkin' di mata orang lain.

Nyatanya, tidak ada satu patokan pasti terhadap sesuatu itu baik atau buruk. Orang-orang akan memberi penilaian berbeda berdasarkan pemahaman mereka masing-masing. Oleh karena itu, inilah saatnya Anda menjadi diri sendiri, dibandingkan harus berpura-pura tampil sebagai orang lain.

Kesimpulannya adalah: bukanlah sesuatu yang baik terlalu merisaukan pendapat orang lain terhadap Anda.

Jadilah seorang blogger yang percaya diri. Karena rasa malu adalah sesuatu yang kontraproduktif, dan dapat menghambat Anda menjadi seorang blogger sukses.

Bagaimana pendapat Anda? Apakah termasuk seorang blogger pemalu? Bagikan pendapat dan pengalaman Anda (ingat, jangan malu-malu, hehe...) melalui komentar di bawah.

Salam.

Rabu, 26 Februari 2014

5 Langkah Praktis Mengembalikan Motivasi Blogging

09.29 Posted by Unknown No comments
Kehilangan motivasi dalam blogging: itu terjadi hampir pada setiap blogger, dalam kadarnya sendiri-sendiri.

Anda mulai tidak tertarik lagi pada blog Anda. Anda mulai sibuk dengan hal lain. Makin lama, makin sedikit posting baru yang Anda buat.

Mungkin awalnya, Anda berniat rehat selama satu minggu, lalu akhirnya menjadi 2 minggu, 1 bulan, lantas waktu berlalu dengan cepat, tak terasa ternyata 3 bulan sudah Anda menelantarkan blog Anda!

Memang satu hal yang cukup sulit untuk mengembalikan motivasi blogging yang sempat hilang, apalagi jika Anda memulai blogging dengan harapan tinggi meraih 7 digit angka penghasilan dalam 6 bulan, lalu Anda mulai melihat kenyataan sebaliknya.

Terlihat begitu banyak 'pekerjaan besar' antara keadaan Anda saat ini dengan impian yang ingin diraih. Tapi, tentunya Anda mengetahui, bahwa jika Anda berhenti sekarang, tidak tidak akan pernah meraih sukses, bukan?

5 langkah praktis di bawah ini, semoga dapat membantu Anda meraih kembali motivasi blogging yang sempat hilang.

1. Lihat kehidupan Anda di luar blogging
Mari hadapi kenyataan, dan akui bahwa ada banyak sekali yang terjadi dalam hidup kita. Lihatlah, dan mungkin Anda akan temukan sesuatu yang mengganggu kegiatan blogging Anda.

Mungkin Anda butuh 'rehat' sejenak, dan membuat satu komitmen baru.

Mungkin Anda perlu memperbaiki lagi manajemen waktu, sehingga Anda bisa membagi dengan sempurna mana waktu khusus bagi blog Anda.

Atau... Anda perlu 'membenahi' diri sendiri sebelum 'membenahi' blog Anda. Akan sulit bagi Anda untuk fokus jika Anda berada dalam kondisi stres dan mood yang kurang baik.

Meskipun seringkali sulit sekali 'memperbaiki' sesuatu, temukan cara untuk memulai satu langkah perbaikan. Semua perjalanan ribuan mil, selalu berawal dari satu langkah.


2. Tulislah yang telah Anda capai dalam blogging
Meskipun saat ini Anda baru ngeblog selama 1 bulan, ada banyak pencapaian dalam blogging yang telah Anda raih.

Seperti misalnya:
  • Blog Anda telah 'online'. Jangan salah, ini adalah pencapaian besar, ada banyak orang yang masih 'berjuang' membuat blog pertamanya.
  • Anda berhasil menulis posting pertama (mungkin beberapa posting lainnya).
  • Anda mendapat pembaca pertama (meski jika mereka adalah keluarga dan teman Anda).
  • Anda telah terhubung dengan blogger lain di niche Anda. Dengan demikian Anda telah dikenal sebagai 'blogger'!
Dan mungkin banyak pencapaian lainnya yang telah Anda raih.

Jika Anda hanya melihat jarak membentang antara keadaan blog Anda saat ini dengan kondisi ideal impian Anda, maka akan terasa seperti Anda tengah menghadapi sebuah gunung menjulang begitu tinggi untuk didaki, sementara Anda masih berada di dasar lembah.

Tapi, ketika Anda melihat kembali langkah serta pencapaian yang diraih, Anda akan merasa telah mendaki sebagian besar dari tingginya gunung tadi.


3. Tentukan target kecil jangka pendek
Banyak blogger memiliki goal 'resign dari kantor, dan kerja dari rumah dengan blogging' atau 'mendapatkan 7 digit angka penghasilan dalam waktu 1 tahun'.

Oke. Itu tidak salah! Itu adalah impian jangka panjang yang ingin Anda tuju. Tapi, apa target Anda 3 bulan ke depan?

Anda bisa membuat target, misalnya:
Atau target apapun yang bisa Anda bayangkan bahwa itu sebuah target yang realistis dan sanggup Anda raih.

4. Buatlah rencana kerja di bulan depan
Anda akan sulit termotivasi, jika Anda harus menyiapkan ide baru setiap kali Anda membuka aplikasi blogging Anda, atau Anda tidak punya gambaran bagaimana langkah dan kerja harian Anda bisa memenuhi target impian besar Anda.

Karena itu, buatlah rencana. Tulislah di kertas, di notepad, di gadget Anda, di manapun yang paling nyaman buat Anda.

Dalam hal ini, Anda tidaklah perlu membuat peta detil setiap rencana posting Anda, tapi cukup pastikan Anda memiliki rencana apa yang akan Anda tulis, Anda memiliki ide yang cukup untuk satu bulan ke depan.

Buat dan tulislah rencana untuk 1 bulan ke depan. Anda akan menjadi blogger yang lebih produktif, dan pastinya Anda tetap dalam keadaan motivasi yang tinggi.

Cobalah pula untuk mencari satu langkah pasti, yang membawa Anda lebih dekat dengan target jangka pendek Anda. Jadi, misalnya Anda menargetkan meraih $300/bulan, mulailah mencari program afiliasi yang cocok dan bisa Anda jalankan, misalnya.

Ingat, ada banyak blogger sukses di luar sana, yakin Anda pun bisa!

5. 'Bicaralah' dengan blogger lain
Entah itu di Google+, di Twitter, di Grup Facebook, di forum, bahkan mungkin di komentar-komentar Portal-Uang, bicara dengan sesama blogger benar-benar mampu memotivasi diri.

Tinggalkan komentar setiap kali Anda blogging. Temukan seorang 'sahabat' di dunia blogging Anda. Bicaralah kepada mereka. Bertukar pikiran, sharing pengalaman, berbagi pengetahuan, adalah hal yang bukan saja menyenangkan, namun sangat memberi motivasi.

Kesimpulan
Jika saat ini, motivasi Anda sedang memburuk, tinggalkan komentar di bawah, sampaikan kepada semua mengapa Anda 'kehilangan' motivasi. Anda tidaklah sendirian, mari kita berbagi. Mari kita menyemangati satu sama lain.

Jika saat ini sedang bergairah, atau tidak mengalami kesulitan apapun dalam hal motivasi blogging, sampaikanlah pesan Anda bagi mereka yang tengah 'galau' dengan blog mereka, agar mereka ikut termotivasi oleh semangat Anda.

Sesama blogger, bukanlah pesaing, yang ada adalah mitra. Mari kita tetap berbagi.

Salam.

Selasa, 25 Februari 2014

4 Hal yang Membuat Anda Tetap Menjadi Blogger Gagal

08.57 Posted by Unknown No comments
Menjadi blogger sukses adalah impian semua pemilik blog. Tapi untuk menjadi blogger sukses, butuh 'sesuatu' yang lebih! Bukan sebatas menulis artikel, mempublishnya, lalu selesai. 

Untuk sukses, Anda butuh konten bagus, butuh promosi blog yang aktif, butuh membangun hubungan hangat dengan pembaca dan banyak lagi. Dengan kata lain, sukses blogging butuh: kerja keras!

Bagaimanapun kondisi blog Anda saat ini, jika Anda ingin blog Anda naik ke level lebih tinggi, Anda harus melakukan perubahan yang diperlukan. Guna mengantarkan Anda menjadi seorang blogger sukses, ada kebiasaan atau beberapa hal yang mesti dihindari.

Nah, di bawah ini, saya mencatat paling tidak ada 4 hal yang membuat Anda tetap sebagai blogger gagal. Coba periksa, apakah Anda melakukannya?

1. Anda tidak memiliki jadwal tetap untuk blogging
Tahukah Anda, apa hal terpenting guna membangun 'hubungan' yang berhasil di dunia nyata?

Jawabannya adalah: keakraban dan tetap dekat berhubungan! Nah, begitu pula dalam blogging.

Jika Anda memposting 5 artikel seminggu, kemudian menghilang selama 2 bulan berikutnya, maka sebaiknya Anda melupakan untuk bisa membangun 'keakraban' dengan pembaca Anda.

Selain itu, Google juga terus memperhatikan frekuensi posting blog Anda, dan akan memberi rating lebih tinggi kepada blog yang diupdate secara teratur.

Tidak peduli seberapa sering Anda membuat posting baru di blog, yang terpenting adalah Anda butuh jadwal tetap untuk blog Anda. Jika Anda nyaman menulis seminggu 2 kali, oke, lakukanlah. Jika Anda hanya mampu 1 artikel per minggu, tetaplah dengan jadwal itu.

Konsistensi adalah salah satu tantangan terbesar dalam blogging, dan membuat serta mengikutinya adalah cara terbaik untuk mencapainya.

Anda akan sulit menemukan seorang blogger sukses, yang blogging 'semaunya' serta tidak memiliki jadwal tetap, minimal kapan mereka membuat posting baru.

Oleh karena itu, jika Anda tidak mulai membuat jadwal tetap untuk blog Anda, maka sampai bulan-bulan (atau bahkan tahun-tahun) ke depan Anda akan terus menemui kegagalan.

2. Blog Anda tidak memiliki 'suara' khas
Menurut Anda, mengapa banyak orang 'tertidur' saat rapat, ceramah, atau paparan presentasi bisnis?

Karena, informasi yang tersaji 'garing' dan membosankan serta gagal mengajak audiens ikut serta dalam percakapan.

Inilah hal yang sama terjadi pada suatu konten blog.  Jika konten blog kita hanya berisi informasi yang datar, 'garing', membosankan, tidak ada orang yang ingin mengetahuinya!

Jika saat ini, konten blog Anda tidak memiliki 'suara' khas, tidak ada sentuhan personal, tidak ada sesuatu yang baru dari perspektif baru, dengan data baru, dengan statistik baru, dengan cara baru, atau tidak relevan satu sama lain, maka itu semua membuat Anda tetap berada pada tahap ini. Anda tetap menjadi seorang blogger yang gagal.

3. Anda menulis untuk Google
Beberapa hal favorit untuk dilakukan oleh seorang blogger adalah: men-submit artikel ke blog direktori, berkomentar di blog lain dengan tujuan mendapat backlink, dan menulis artikel penuh keyword yang 'dicintai' Google. Bukan begitu?

Sayangnya, jika Anda terus melakukan kebiasaan ini, maka itu tanda lainnya bahwa Anda tetap gagal sebagai blogger.

Saat ini, Google cukup cerdas untuk mengenali bahwa Anda sedang berusaha menarik perhatian mereka dengan setumpuk keyword di setiap larik artikel Anda. Hasilnya? Bukannya Anda memenangkan persaingan, malah justru 'ditendang' oleh Google.

Submit-lah artikel Anda hanya ke direktori 'terpercaya'. Berkomentar cerdas, bukan untuk mendapat link semata, tapi ikut terlibat dalam satu percakapan yang membangun keakraban sesama blogger. Terakhir, cantumkan keyword sewajar dan sealami mungkin dalam setiap artikel Anda.

Mulailah menulis untuk manusia, bukan untuk robot Google. Saya sendiri lebih memilih mendapat pembaca, dibandingkan mendapat trafik!

4. Anda tidak cukup giat berpromosi blog
Saya tahu Anda adalah seorang penulis yang cakap. Anda mampu menghasilkan konten bagus. Namun sayangnya, tidak ada orang membaca tulisan Anda!

Mengapa? Karena dunia tidak mengetahui bahwa Anda: ada!

Semua blogger sukses, adalah juga seorang pemasar yang agresif. Mereka adalah orang-orang yang giat mempromosikan diri dan blognya kepada dunia. Agresifitas mereka tidak hanya terlihat dari bagaimana mereka memanfaatkan bermacam strategi marketing, tapi juga terlihat dari struktur dan 'suara' konten mereka yang khas, unik dan dicari banyak orang.

Mereka mencapai target pembaca melalui berbagai strategi, seperti menjadi blogger tamu, email marketing, iklan Facebook, dan banyak cara lain yang ditempuh guna memberitahu: 'Hey, ini adalah konten hebat yang Anda cari!'

Jika Anda meyakini bahwa hanya dengan share di Twitter dan Facebook sudah cukup membuat blog Anda dikenal orang banyak, maka itu adalah tanda Anda tetap gagal sebagai blogger di masa-masa yang akan datang.

Kesimpulan
Silakan Anda menyimpulkannya sendiri. Adakah strategi baru yang muncul di benak Anda, dan akan segera Anda laksanakan dalam waktu dekat ini?

Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Jumat, 31 Januari 2014

5 Alasan Mengapa Blogging Itu Menyebalkan

09.02 Posted by Unknown No comments
Apakah Anda berpikir bahwa blogging itu adalah melulu tentang kesenangan dan uang?

Coba deh, Anda pikir sekali lagi. 

Nyatanya, blogging itu melelahkan, penuh tekanan, dan... menyebalkan!

Oke, oke... Jangan salah paham dulu. Ya, saya menikmati blogging sama seperti semua mereka yang serius blogging menikmatinya. Dan saya, termasuk blogger yang 'serius'. Tapi... blogging itu memang melelahkan dan penuh tekanan.

Anda belum yakin? Di bawah ini saya sampaikan 5 alasan mengapa saya berpendapat seperti itu.

1. Anda harus 'super' kreatif
Mari kita jujur. Berapa banyak ide baru bisa dihasilkan seorang blogger yang lebih banyak diam di rumah seharian? Seperti saya dan Anda?

Semua orang berkata: Anda harus kreatif cari ide baru, orisinal, unik, unik, unik, dan seterusnya dan seterusnya, agar orang lain memperhatikan Anda, tanpa mereka tahu Anda harus memeras otak sampai kering untuk bisa menulis posting yang kreatif.

Bukankah hal yang dapat menimbulkan stress, dituntut menghasilkan sesuatu yang baru, unik, unik dan unik, dan itu harus diulang-ulang setiap hari? Benar-benar menyebalkan!

2. Anda harus melupakan 'hidup' Anda
Ketika Anda memutuskan meniti karir sebagai blogger profesional, maka saat itu Anda cenderung akan melupakan 'kehidupan' orang-orang di sekeliling Anda. Anda lebih banyak menghabiskan waktu seharian di depan komputer. Selalu ada saja yang dilakukan oleh seorang blogger.

Blogging adalah kegiatan yang menyita banyak waktu. Bahkan ketika Anda telah berusaha menjadi blogger produktif dengan melakukan manajemen waktu yang ketat, itu tidak akan cukup membuat Anda menjadi 'manusia normal' kembali.

Coba bayangkan bagaimana istri / suami, orang tua Anda yang mengelus dada dan geleng kepala melihat asyik-masyuk seharian di hadapan komputer. Mereka merasa 'kehilangan' Anda.

Saya pernah menulis anekdot seorang suami yang berusaha menjelaskan blogging kepada istrinya. Silakan baca, saya jamin Anda akan tersenyum dan ikut geleng-geleng kepala. Ini artikelnya: 5 Fakta Blogging yang Tak Boleh Anda Ceritakan kepada Istri.

3. Anda jadi malas, dan... gendut!
Duduk berlama-lama seharian, sama sekali tidak membantu Anda lebih sehat. Karena kurang gerak, Anda bisa jadi jadi bertambah gemuk. Jika sudah begitu, tambah satu lagi alasan baru untuk tidak keluar rumah.

Oke, mungkin Anda tidak akan jadi gendut, nyatanya saya sendiri susah untuk tambah berat badan, hehehe.... Tapi ada satu lagi, Anda akan jadi malas bergerak dari tempat duduk.

Anda meminta istri untuk mengantar makanan ke ruang kerja. Anda akan tertidur kelelahan di depan komputer, bukannya beristirahat nyaman di tempat tidur.

Dan ini yang terburuk: Anda bahkan malas untuk sekedar buang air kecil, sebisa mungkin menahannya, sampai Anda benar-benar tidak kuat lagi, baru ke kamar kecil.

4. Penghasilan Anda tidak stabil
Jika Anda mulai mengendur, tidak memposting artikel baru beberapa minggu lamanya, atau lebih buruk Google menganggap Anda sebagai plagiat, kemungkinan besar pendapatan Anda mulai menurun.

Jika Anda bekerja lainnya paling tidak Anda tahu penghasilan Anda tidak akan turun drastis sewaktu-waktu secara mendadak. Tapi tidak begitu dengan penghasilan dari blog.

5. Anda melupakan liburan dan piknik
Piknik? Liburan? Eng... Gak deh, saya harus melakukan sesuatu yang lebih penting untuk blog saya.

Sayangnya, terkadang 'sesuatu yang lebih penting' itu benar-benar menyita waktu, sehingga tidak memberi kesempatan Anda melakukan hal lainnya. Anda tidak mampu rehat seharian meskipun Anda benar-benar menginginkannya.

Dan jika pun Anda pergi berlibur, Anda tetap tidak bisa jauh dari laptop. Jika Anda berhasil jauh dari laptop, pikiran Anda terganggu ketika Anda mulai memikirkan ide untuk posting esok hari. Ya, ide itu harus original!

Ya. Itulah hal-hal menyebalkan dari blogging menurut saya. Namun, saya mencintai blogging tanpa perlu diragukan. Kecintaan itu pula yang membuat saya menulis artikel ini bukan?

Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda juga kadang merasakan bahwa blogging itu sangat menyebalkan? Saya tunggu komentarnya.

Salam.

Rabu, 29 Januari 2014

6 Tanda Segera Berhenti Blogging yang Tidak Anda Sadari

22.15 Posted by Unknown No comments
Dari hari ke hari, blog semakin populer. Semakin banyak orang terjun masuk menjadi bagian dari blogosphere yang semakin luas.

Alhasil, dunia blogging semakin kompetitif. Persaingan menjadi lebih ketat, persaingan merebut hati para pembaca dengan memberikan yang terbaik kepada mereka. Dan itu adalah hal bagus!

Namun nyatanya, kebanyakan mereka yang terjun dalam blogging, berpikir bahwa blogging adalah satu jalan pintas dan cepat untuk mendapatkan uang. Alhasil lagi, cepat atau lambat, mereka bertumbangan, menyerah, berhenti sebelum menghasilkan apa yang mereka harapkan.

Memang, setiap blogger akan melewati 3 fase penting dalam perjalanan blogging. Mereka yang mampu mencapai fase terakhir, yaitu fase realistis, adalah mereka yang akan mencapai sukses. Sisanya, mereka hanya 'mabuk' blogging di awal, akan dengan cepat berhenti dan menyerah.

Apakah Anda termasuk ke dalam golongan yang berhenti dan menyerah?

Nah, di bawah ini, saya mengulas 6 tanda (yang mungkin tidak Anda sadari), membuat Anda cepat atau lambat akan berhenti dari blogging. Apa saja? Inilah tanda-tanda tersebut:

1. Anda tidak punya waktu
Saya tahu, semua orang itu sibuk! Sedangkan, blogging adalah kegiatan yang menyita banyak waktu. Jadi, jika setiap kali Anda duduk di depan komputer untuk mengelola blog Anda, selalu saja ada 'hal yang lebih penting' untuk dikerjakan, maka Anda akan dengan cepat berhenti jadi blogger.

Jika memang Anda benar-benar tidak punya waktu, rasanya alasan tersebut masih bisa diterima, meskipun sebenarnya masalah waktu adalah masalah komitmen, jika Anda mau, Anda akan selalu punya waktu untuk melakukan hal apapun.

Tapi, mungkin sekali Anda tidak menyadarinya. Jika Anda banyak menghabiskan waktu dengan media sosial, browsing kesana kemari, atau melakukan aktivitas lain yang tidak berguna, sementara Anda tidak melakukan apapun terhadap blog Anda, maka itu adalah tanda utama Anda segera akan berhenti dari blogging.

2. Anda selalu mengalami kebuntuan
Kebuntuan terjadi ketika Anda tidak bisa berpikir mengenai ide yang akan Anda tulis. Anda kehilangan kemampuan untuk melakukan sesuatu bagi blog Anda atau membuat konten baru.

Jika Anda selalu dalam keadaan kebuntuan semacam ini, susah payah mendapatkan ide untuk tulisan Anda berikutnya, dan tidak ada gambaran apa yang akan Anda tulis untuk besok, maka Anda berada dalam 'keadaan darurat'.

Seorang blogger yang percaya pada diri sendiri, percaya pada blognya, punya keinginan kuat untuk sukses, selalu akan menemukan cara mengatasi kebuntuan ini.

Sebaliknya, mereka yang selalu punya alasan dan mengeluh bahwa mereka tidak memiliki ide untuk ditulis, biasanya mereka tidak memiliki keinginan dan motivasi yang cukup untuk sukses dalam blogging. Hasilnya? Sangat mudah diterka: menyerah dan berhenti dengan cepat!

Jika Anda berada dalam keadaan ini, artikel berikut barangkali dapat membantu:
3. Anda 'benci' membaca blog lain
Jika Anda merasa bosan, malas bahkan mungkin benci untuk mencari hal-hal berkaitan dengan topik Anda, malas membaca blog lain, maka itu sangat disayangkan.

Untuk tampil beda, keluar dari kerumunan ribuan blog lain, merebut perhatian pembaca, Anda harus menyajikan konten yang berkualitas tinggi. Dan satu-satunya jalan menghadirkan konten semacam itu adalah dengan menggali lebih dalam, mencari informasi, melakukan riset, sebanyak-banyaknya yang berkaitan dengan topik Anda, kemudian memasak, mencampur semua itu menjadi produk Anda sendiri.

Jika Anda benci membaca, Anda akan cepat pula membenci untuk menulis. Itu artinya, Anda siap mengucap kata 'permisi' dari blogosphere.

4. Anda tidak mengedit posting
Cara termudah untuk mengetahui seorang blogger akan sukses atau berhenti, adalah dengan melihat tulisannya.

Jika Anda menemukan bahwa tulisannya bebas dari salah ketik, tata bahasa, maka bisa dikatakan ia siap menjadi blogger sukses.

Tapi, jika Anda menemukan bahwa tulisannya penuh dengan error, salah ketik, penggunaan tanda baca, kutipan, paragraf dan sebagainya, itu sebagai pertanda bahwa ia tidak serius serta tidak benar-benar suka menulis.

Jika ia benar-benar suka menulis, dia tidak akan melewatkan untuk membaca ulang, memperbaiki, mengedit yang perlu, sebelum mempublikasikannya.

Tulisan yang penuh error, pula menjadi tanda bahwa penulisnya seorang yang tidak benar-benar peduli apakah ia memberikan kualitas atau tidak. Hasilnya? Mudah diterka, ia tidak akan mencapai sukses seperti yang diharapkan, karena ia tidak memiliki gairah yang cukup untuk terus maju.

5. Anda tidak memiliki blog niche
Salah satu alasan paling umum yang menyebabkan seorang blogger gagal adalah karena mereka tidak memiliki planning yang jelas. Tidak punya rencana tentang apa yang akan disajikan di blog mereka. Dengan kata lain, mereka tidak memiliki konsep yang jelas tentang topik blognya.

Blogger semacam ini, akan memposting apa saja, segala apa yang mereka mau. Sayangnya mereka tidak juga mencapai kesuksesan, karena tidak ada orang yang peduli sedikitpun terhadap blog semacam ini.

Jika Anda kesulitan menentukan niche atau topik terbaik untuk blog Anda, artikel ini mungkin dapat membantu: Panduan Memilih Niche Terbaik.

Nah, itulah 5 hal yang mungkin saja tidak Anda sadari akan membuat Anda cepat atau lambat berhenti dari blogging. Tidak ada maksud, dengan menulis artikel ini, saya seolah 'menganjurkan' Anda berhenti dari blogging.

Justru sebaliknya, saya menulisnya agar Anda bisa berusaha menjauhi 5 hal tersebut.

Untuk motivasi:
Jangan pernah menyerah. Boleh Anda rehat sejenak, boleh Anda frustasi, boleh Anda kecewa, boleh Anda mundur sesaat. Yang penting jangan menyerah!

Sukses selalu untuk kita semua. Beri tanggapan Anda melalui komentar.

Salam.

Minggu, 26 Januari 2014

3 Fase yang Mesti Dilewati Seorang Blogger. Dimana Posisi Anda?

20.36 Posted by Unknown No comments
Dalam perjalanannya, seorang blogger akan mengalami beberapa tahap atau fase sepanjang karirnya dalam blogging.

Dimulai dari awal mengenal dunia blogging itu sendiri, mengetahui bahwa dari blog bisa mendapatkan uang, mulai membuat blog, dan seterusnya. Sayangnya banyak blogger, hanya terhenti di fase kedua.

Apa saja tahapan yang mesti dilewati?

Nah, ini 3 fase yang biasanya akan dialami blogger:

1. Fase penuh gairah
Satu hari Anda browsing internet, tiba-tiba Anda menemukan satu situs yang amat menarik perhatian.

Situs tersebut mengajari Anda cara membangun blog atau website milik Anda sendiri. Mulai dari memilih aplikasi blogging, membeli hosting, dan langkah-langkah lainnya.

Dikatakan pula, hanya dalam waktu beberapa jam saja, Anda sudah bisa membuat blog. Terima kasih kepada aplikasi blogging yang mudah digunakan seperti blogger dan wordpress.

Diajarkan juga strategi membuat konten, cara berpromosi, tentang SEO dan segudang tips lainnya yang membuat blog Anda sukses. Dan... ini bagian yang teramat menarik perhatian: Anda bisa menghasilkan uang berlimpah dari blog!

Pikiran Anda mulai menjadi 'liar'. Berbagai ide tentang blog Anda bermunculan dalam kepala. Seperti seorang anak kecil yang berada di toko mainan, Anda dihadapkan kepada begitu banyak pilihan.

Akhirnya, masih dengan semangat dan gairah yang sama, Anda mulai menetapkan topik blog yang terbaik. Anda puas, tersenyum, dan membayangkan blog Anda akan tampil sempurna.

Anda merasa seolah blogging menjadi satu-satunya 'tujuan' Anda saat itu. Anda mulai senang menulis, Anda menikmati berjam-jam duduk di depan komputer, Anda menikmati belajar segala sesuatu tentang internet marketing. 

Anda mulai malas bekerja di kantor, ingin segera pulang ke rumah, kemudian berkutat dengan blog baru Anda. Di dalam hati Anda berkata: saya bisa melakukannya, dan menghasilkan uang!

Perjalanan panjang sebagai seorang blogger akhirnya dimulai. Anda mulai menulis dan mendesain. Di kamar mandi, di halte, di taman, Anda hanya memikirkan, apalagi yang perlu dilakukan membuat blog saya menjadi lebih baik?

Gambaran di atas, mungkin terlalu ekstrim. Tapi intinya, Anda begitu bergairah. Itu memang sudah seharusnya. Membangun blog / website baru adalah sesuatu yang sangat menyenangkan, sebuah pengalaman mengasyikkan. 

Membuat sesuatu dari nol, belajar hal baru, bermimpi masa depan.

2. Fase kecewa
Gairah dan semangat adalah sesuatu yang hebat, karena dua hal itu akhirnya sekarang blog Anda telah 'lahir', dan siap untuk dinikmati oleh siapa saja.

Anda telah menghabiskan banyak waktu, Anda telah bekerja keras memahami sedikit demi sedikit html dan css yang membuat pusing kepala. Bagian tersulit telah Anda lalui, dan kini tinggal menunggu 'ganjarannya': popularitas dan uang!

Sayangnya....

Bagi mereka yang sampai pada fase ini, kenyataan yang ada seringkali sangat berbeda dengan harapan. Anda heran dan tak percaya. Kecewa, dan....

M E N Y E R A H !

Blog Anda telah berusia 3 bulan, dan Anda hanya mendapatkan rata-rata 15 kunjungan per hari, serta hanya menghasilkan 3 dollar!

Semua kerja keras itu, semua semangat itu, semua usaha tak kenal lelah itu, semua malam-malam yang dihabiskan di depan komputer: menulis, mendesain, berpromosi, belajar. Untuk apa? Untuk 15 pengunjung dan 3 dollar?

Anda terlalu kecewa untuk terus melanjutkan. Anda sudah kehilangan energi untuk menulis konten baru. Anda sudah tidak punya lagi gairah untuk belajar.

Pada fase inilah, kebanyakan blog akhirnya mati. Mereka menyerah, lalu meneruskan hidup mereka seperti sebelumnya, sembari meyakini bahwa bisnis online terutama membangun blog untuk menghasilkan uang adalah sesuatu yang 'tidak realistis', harus ditinggalkan jauh-jauh.

Amat disayangkan, kebanyakan blogger baru, menyerah di tahap ini. Tapi, beberapa di antara mereka ada yang bertahan. Mereka menghadapi fase kekecewaan ini dengan rasa optimis, mereka siap menuju fase selanjutnya dan merupakan fase yang paling penting dari semuanya.

3. Fase realistis
Setiap orang akan melalui dua fase sebelumnya, tapi hanya sedikit orang yang sampai pada fase ketiga ini. Fase kedua, seolah menyaring mereka yang tidak memiliki keyakinan yang kuat terhadap blognya sendiri.

Yang tersisa sampai pada fase ini adalah mereka yang berpikir realistis, bahwa untuk membangun blog yang sukses menghasilkan uang, butuh kerja keras dan yang lebih dari itu: butuh waktu.

Anda butuh bekerja dari hari ke hari, terus membuat konten baru dan mempelajari semua aspek internet marketing. Dan Anda harus melakukan semua ini, tanpa berharap mendapatkan hasil dalam waktu cepat!

Internet bukanlah ladang ajaib, dimana hanya dengan usaha sedikit Anda bisa menemukan emas terpendam di dalamnya. Membangun website atau blog yang sukses menghasilkan banyak uang tidak ada bedanya dengan model bisnis apapun lainnya.

Ada biaya, ada persaingan, ada kegagalan. Dan seperti hal lain yang akan memberi hasil besar, membutuhkan kerja keras dan waktu yang cukup.

Orang yang telah mencapai tahap ini, sang realis, adalah mereka yang tidak lagi fokus memeriksa statistik blog setiap hari dan merasa was-was mengapa hanya ada 15 pengunjung dan 3 dollar.

Sang realis mengalihkan perhatian mereka sepenuhnya untuk menghasilkan konten berkualitas. Bukan hanya itu, jika diperlukan sang realis juga akan menghapus konten yang buruk atau sudah tidak relevan.

Sang realis fokus membangun blog yang menyediakan layanan dan produk yang diinginkan orang-orang.

Sang realis sedang membangun bisnis.

Sang realis: sabar!



Dimana posisi Anda saat ini?
Jika Anda masih berada pada fase #1 yang penuh gairah, dengan memberitahu Anda tentang fase kedua yang akan lewat, saya harap Anda tidak terlalu kaget pada saatnya nanti.

Paling tidak Anda sudah mengetahui apa yang akan Anda lewati ke depan. Anda bisa bersiap diri sejak sekarang. Realita akan datang. Bersiaplah menyambutnya.

Turut prihatin jika Anda saat ini berada di fase kedua. Tapi percayalah semua blogger mengalaminya, paling tidak sekali selama karir bloggingnya. Dengan keyakinan yang kuat terhadap diri sendiri (dan blog Anda tentunya), yakin Anda akan mampu melewati fase ini.

Tidak ada salahnya, jika Anda mau 'bernafas' sejenak, dan menganalisa strategi atau apa yang telah Anda lakukan sebelumnya.

Adakah yang terlewat?

Mana yang harus diperbaiki lagi?

Yang terpentingnya adalah: Terus berjalan. Terus belajar dan memperbaiki. Jangan berhenti!

Bagi Anda yang telah sampai di fase ketiga, saya ucapkan selamat. Bukan hanya karena Anda telah mampu melewati dua fase sulit sebelumnya, tapi karena saat ini Anda berada pada jalan lurus mencapai kesuksesan Anda.

Saat ini Anda terus menghadirkan konten berkualitas. Anda juga memiliki kesabaran. Dua hal yang Anda butuhkan mewujudkan impian menghasilkan uang dari blog yang menjadi kenyataan.

Menutup tulisan ini, saya juga ingin mengingatkan bahwa untuk sukses blogging, uang tidak bisa menjadi satu-satunya motivasi Anda. Anda harus menikmati segala prosesnya.

Jaga rasa percaya diri, jaga terus semangat dan motivasi, sukses apapun pasti akan diraih.

Semoga bermanfaat.

Salam.

Minggu, 12 Januari 2014

Mengatasi 'Putus Asa' dalam Blogging

22.54 Posted by Unknown No comments
Kali ini, saya ingin menyampaikan satu hal paling ganas yang dapat 'membunuh' blog Anda dengan cepat, yaitu:

"Putus Asa"

Boleh jadi Anda memiliki strategi terbaik dalam mengembangkan blog, Anda pun memiliki segala sumberdaya yang dibutuhkan untuk membangun blog yang sukses, tapi semua itu tidak cukup jika Anda tidak memiliki motivasi yang kuat. Tanpa itu, Anda tidak akan mencapai tujuan.

Salah satu kunci sukses dalam membangun blog adalah pendekatan strategi jangka panjang, yang mengharuskan Anda bekerja keras dari tahun ke tahun, terutama berhasil melewati tahun pertama usia blog Anda. Itu yang saya rasakan.

Sepanjang perjalanan blogging, seringkali saya mengalami saat-saat dimana semangat saya begitu rendah, untuk melakukan riset, menulis, berhubungan dengan blogger blogger lain, dan sebagainya, bahkan 'impian' yang tadinya berkobar, seakan pupus, ambruk begitu saja.

Dan saya tahu, itu semua membuat saya berhenti seketika untuk terus melakukan sesuatu bagi blog saya. Itulah saat-saat dimana seorang blogger dihinggapi rasa frustasi, bahkan lebih jauh: putus asa!

Apakah Anda pun pernah mengalaminya? Apa yang Anda lakukan?

Saya sendiri memilih untuk tidak berhenti. Saya memilih melakukan sesuatu agar segera keluar dari keadaan buruk tersebut.

Sayangnya saya masih melihat banyak blogger yang tidak mampu mengatasi hal ini, sehingga hasilnya hari ini blog mereka 'tidak ada' lagi. Atau jika pun masih ada, blog mereka tidak lebih seperti 'kuburan', senyap, hanya berisi konten beberapa bulan lalu, penuh dengan komentar spam. Blog tersebut, sama saja telah mati!

Saya memilih 'menyatakan perang' terhadap rasa putus asa. Nah, di bawah ini adalah hal-hal yang saya lakukan bagaimana keluar dari keadaan putus asa dan frustasi, sekaligus menjaga motivasi supaya saya tidak berhenti.

Jika Anda memilih hal yang sama, inilah yang bisa Anda lakukan:

Menengok posting lama
Jika Anda telah cukup lama blogging, tentunya cukup banyak pula arsip blog Anda. Bagi pengunjung baru, kadang arsip tersebut sama sekali tidak tersentuh. Mengapa Anda tidak mencoba 'mendaur ulang' posting lama tersebut?

Sekedar mengedit, memperbaiki, menambahkan nilai manfaat lebih, kemudian memberikannya lagi kepada pembaca Anda, itu adalah langkah bagus mengatasi kelesuan dan putus asa yang tengah Anda alami.

Jika tidak, bacalah kembali posting lama Anda, dari situ tidak jarang Anda menemukan ide baru. Bisakah artikel ini dilanjutkan? Dikembangkan lebih luas?

Mendesain ulang blog
Bagi Anda yang sebelumnya pernah atau sering berkunjung kembali ke Portal Uang, pasti menemukan perubahan desain Portal Uang belum lama ini. Saya menata ulang kategori artikel, melakukan eskperimen unit iklan Adsense, merubah tata letak gadget di sidebar, merubah warna, dan sebagainya.

Cara ini memberi energi tambahan, yang membuat Anda tetap semangat dan tidak kehilangan gairah dalam blogging. Perbaiki, atur ulang tata letak, jika perlu buat perubahan menyeluruh desain blog Anda.

Apakah Anda merasa lebih fresh, segar, dan bersemangat ketika selesai bercukur atau potong rambut? Kalau saya, iya! Hehehe.... Penampilan baru, meskipun kecil, memberi energi dan menjaga mood dalam kondisi baik, begitu pula dalam blogging.

Menulis artikel cadangan
Di saat Anda 'frustasi' dan tidak bersemangat, Anda mungkin tidak mampu menulis satu kalimat pun.

Nah, disaat sebaliknya, ketika Anda on fire, sedang bergairah, tulislah 2 - 3 artikel cadangan, untuk Anda posting di lain waktu. Sehingga ketika Anda merasa tidak bisa menulis, Anda tidak harus melakukannya, tapi blog tetap 'hidup'. Ini lah yang saya sebut sebagai: posting darurat.

Intinya, kapanpun Anda mendapatkan ide dan sedang bersemangat, segeralah menulis, meskipun Anda tidak merasa harus menulis, karena belum dikejar jadwal posting.

Menulis ide ketika muncul
Ini serupa poin di atas, namun alih-alih Anda langsung menulis menjadi sebuah artikel, Anda cukup menulisnya ide yang muncul setiap saat di kepala Anda. Mungkin ide berupa judul, topik atau apa saja yang muncul saat itu, yang dapat Anda jadikan bahan tulisan pada saat Anda kesulitan mendapat ide.

Jika tidak mau repot membawa buku catatan kemana-mana, Anda bisa mengunakan ponsel untuk mencatat kapanpun ide muncul. Ini adalah kebiasaan baik, dan akan sangat berguna di saat Anda tengah mengalami kesulitan mengumpulkan ide, buka catatan tersebut, biasanya akan menjadi penerang Anda segera bisa menulis lagi.

Membuat artikel berseri
Adalah hal yang cukup sulit mendapatkan topik baru untuk ditulis setiap hari. Mengapa tidak mencoba mencari topik yang lebih luas, yang dapat Anda bagi selama beberapa minggu, mungkin beberapa bulan ke depan?

Cobalah, sekali Anda menemukan topik yang cukup bagus untuk disampaikan, seakan ide dan kalimat meluncur lancar dengan sendirinya, dan menulis artikel berseri adalah cara paling mudah dan cepat, yang membuat Anda tetap termotivasi menyajikan konten secara konsisten.

Sejak saya awal saya membuat blog Portal Uang, ini telah saya lakukan, yaitu menulis artikel seri Optimasi Google Adsense. Dan terus berlanjut. Terakhir, beberapa hari yang lalu, saya memutuskan membuat seri baru tentang kesalahan paling umum dalam berbagai aspek blogging dan cara mengatasinya.

Cara ini benar-benar bekerja baik. Di saat Anda mengalami kelesuan, buatlah artikel berseri, dan lihat semangat dan motivasi Anda akan kembali Anda miliki.

Bertanya kepada pembaca
Kemampuan kita sungguh terbatas. Ide kadang tidak kunjung muncul, sedangkan Anda merasa sudah saatnya menyajikan artikel baru di blog Anda.

Mengapa Anda tidak bertanya kepada pembaca? Ini salah satu kebiasaan saya. Saya selalu menyempatkan diri bertanya, entah melalui posting, komentar, atau lewat sosial media. Apa yang Anda inginkan saya menulisnya?

Dari situ, saya mendapatkan banyak sekali ide untuk bahan tulisan. Sampai saat ini, tak terhitung berapa artikel yang saya tulis hasil dari bertanya kepada pembaca. Cobalah!

Membuat jadwal posting
Jika saat ini Anda belum memiliki jadwal atau schedule tetap untuk menulis, mulai buatlah saat ini juga. Anda akan kagum dengan hasilnya, ketika Anda memberi diri sendiri tenggat waktu kapan harus menyelesaikan berapa tulisan.

Saya sendiri punya target bisa menulis 3 - 5 artikel setiap hari, ini membuat saya tetap berada dalam keadaan bersemangat untuk menulis. Tak peduli berapa target yang Anda tetapkan, 2 artikel per hari, atau bahkan 1 artikel per hari, Anda akan mampu melakukannya lebih baik dengan memberi diri sendiri tenggat waktu kapan menyelesaikannya.

Membaca blog lain
Kadang saya terlalu fokus terhadap blog sendiri, sehingga jarang sekali membaca blog lain. Tapi, setiap kali saya merasakan kebuntuan dan kelesuan dalam kegiatan blogging, mengunjungi, membaca dan berinteraksi dengan blogger lain, sangat membantu mengembalikan semangat.

Saya jadi teringat ketika pertama kali mengenal dunia blogging, begitu bersemangat mencari berbagai informasi seputar topik dan blogging dengan membaca blog orang lain. Ternyata kebiasaan itu harus tetap dipelihara. Kunjungilah blog lain, tinggalkan komentar di sana, teruslah menjalin hubungan dengan sesama blogger, itu trik ampuh membuat Anda terus bersemangat mengelola blog sendiri.

Menulis artikel pendek
Bila Anda merasa tidak bisa 'bicara' banyak, maka Anda tidak perlu bicara banyak. Tulislah sebuah posting, sependek apapun itu. Yang penting disini, Anda tetap menulis setiap hari.

Percaya atau tidak, beberapa artikel pendek saya justru mendapat sambutan yang sangat bagus dari pembaca, padahal sebelumnya artikel itu saya anggap hanya sebatas pengisi kekosongan ide. Anda bisa menulis selingan, keluar dari topik utama blog pun tidak masalah, justru pembaca akan senang mendengar sesuatu yang berbeda, mengenal Anda dari sisi lain, sekali waktu.

Keluar rumah, bersantai
Blogging boleh, jangan lupakan hidup Anda! Seringkali rasa frustasi, kelesuan, dan putus asa dalam blogging muncul, karena Anda terlalu 'berat' dalam blogging. Anda mempersulit diri sendiri. Anda tidak seimbang dalam mengatur waktu.

Jika sudah begitu. Berhentilah sejenak. Matikan komputer. Pergilah keluar. Temui teman, ajak keluarga, anak, bermain, dan melakukan hal-hal yang menyenangkan. Atur jadwal rutin bagi diri sendiri untuk 'menikmati hidup'. Ingat satu hal, tujuan Anda ngeblog adalah meningkatkan kualitas hidup Anda, bukan malah sebaliknya, bukan?

Istirahatkan tubuh dan pikiran Anda. Biarkan semua mengendap. Ketika waktunya kembali kepada rutinitas sebagai blogger, Anda akan menemukan diri sendiri: lebih kreatif, lebih bersemangat, penuh dengan ide-ide yang selama ini belum tergali.

Nah, jika saat ini Anda mengalami saat-saat sulit dalam karir Anda sebagai blogger, semoga hal-hal di atas dapat membantu Anda segera keluar dari kesulitan tersebut. Dan kembali memberi terbaik untuk blog, untuk pembaca, dan tentunya, untuk diri sendiri.

Anda memiliki tips lain? Bagilah melalui komentar. Semoga bermanfaat. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Sabtu, 11 Januari 2014

Tips yang Perlu Anda Terapkan Sebelum Membuat Blog

06.27 Posted by Unknown No comments
Apakah saat ini Anda berniat membuat blog?

Apakah Anda ingin dikenal sebagai 'seseorang', menjadi populer karena pemikiran dan ide-ide brilian Anda, dan tentunya, juga mendapatkan banyak uang dari blog blog?

Jika ya, saya tulis artikel ini untuk Anda. Anda yang sedang mempersiapkan diri membangun blog yang sukses. Anda yang telah siap menjadi seorang blogger sejati!

Menjadi seorang blogger, adalah sebuah pekerjaan yang memerlukan dedikasi, investasi waktu, kesabaran. Jika Anda telah mengerti konsekuensi dan tugas berat yang menghadap di depan, GO.... buatlah blog sekarang juga!

Nah, di bawah ini adalah tips dan langkah-langkah yang perlu Anda ambil agar sukses membuat, membangun, dan mengembangkan blog yang Anda idam-idamkan.

1. Tentukan tujuan blog Anda (goal)
Sebelum Anda membuat blog, pertama sekali Anda perlu menentukan goal. Ini terdengar klise, tapi percayalah ini adalah langkah pertama dan terpenting yang harus Anda miliki.

Pikirkanlah apa tujuan utama Anda membuat blog. Apa yang ingin Anda capai dari blog Anda dalam 6 bulan ke depan? Satu tahun ke depan? Apa yang ingin Anda raih di tahun pertama?

Sempatkan waktu beberapa lama sampai Anda benar-benar menemukan alasan kuat mengapa Anda harus membuat sebuah blog, karena jika Anda melangkah tanpa ada tujuan pasti, Anda pasti tidak akan sampai kemana-mana.

Setelah Anda menentukan tujuan, fokuslah hanya pada tujuan Anda, maka kesuksesan bukan hayalan semata. Jika Anda belum menemukannya, sekali lagi, pikirkanlah, karena menjadi blogger bukanlah pekerjaan main-main, ia memerlukan persistensi, kesabaran, dan kerja keras. Sayang sekali jika Anda melakukan semua itu tanpa ada tujuan yang pasti.

2. Kenali target audiens Anda
Ini adalah langkah penting berikutnya. Kenali target pembaca blog Anda. Dengan mengenal siapa mereka yang menjadi target Anda, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk menyajikan konten, mendesain blog, menentukan gaya bahasa dan sebagainya nantinya.

Sebagai contoh, misalnya target audiens Anda adalah para remaja atau komunitas gaul muda-mudi, tentu Anda mesti membuat desain blog yang menarik perhatian mereka, menentukan gaya bahasa yang Anda gunakan. Tentunya, Anda tidak akan mengunakan gaya bahasa yang sama kepada mereka seperti Anda menulis untuk kalangan profesional dan korporat bukan?

Mengenal target audiens ini berkaitan erat pula dengan mempersiapkan dan memilih topik atau niche blog. Pelajari strategi menentukan niche terbaik blog Anda dalam artikel: Panduan Memilih Niche Terbaik.

3. Sediakan stok konten yang cukup
Ingat bahwa blog Anda perlu memiliki konten berkualitas yang cukup banyak untuk keluar dari kerumunan ribuan blog lainnya. Anda perlu mengupdate konten secara teratur. Dengan inilah Anda menarik perhatian pembaca.

Saya selalu menyarankan kepada siapapun yang baru memulai membuat blog, untuk mempersiapkan konten berkualitas, konten pilar, konten utama blog Anda, paling tidak 20 artikel. Itulah yang akan menjadi trademark blog Anda.

Di bulan pertama, saya sarankan paling tidak Anda mengupdate blog 2 kali sehari. Maka dari itu sebelum Anda membuat blog, Anda perlu mempersiapkan dulu kontennya. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan perhatian lebih dari pembaca sejak awal Anda blogging. Blog Anda sudah berusaha membangun 'jati diri' sejak hari pertama.

Selain itu, dengan menyajikan konten cukup banyak di bulan pertama, blog Anda akan baik di mata mesin pencari, sehingga lebih mudah bersaing dengan kompetitor yang lebih dulu eksis. Itu yang saya lakukan dalam setiap membangun blog baru.

Tips terbaik: segera setelah Anda menentukan niche atau topik blog, buatlah konten utama atau konten pilar blog Anda, paling tidak 20 artikel. Baca Strategi Membuat Konten Blog, segera setelah Anda menentukan niche blog.

4. Investasi waktu
Anda pasti sudah akrab dengan ujar-ujar: 'Time is Money'. Benar sekali, waktu adalah uang! Begitu pula dalam mengembangkan blog yang sukses.

Sesukses apa blog Anda? Hanya sebatas sebanyak apa waktu yang investasikan mengelolanya. Jadi sebelum Anda memutuskan membuat blog, buatlah jadwal. Berapa jam sehari Anda sediakan untuk blog Anda? Berapa jam untuk menulis? Berapa jam untuk riset? Dan lain sebagainya. Kemudian Anda berusaha melaksanakannya sebaik mungkin.

Namun, tentu saja, Anda tidak perlu mempersulit diri sendiri dengan jadwal ini. Sementara Anda berusaha mematuhi jadwal yang telah dibuat, Anda harus tetap menjaga bahwa blogging adalah sesuatu yang menyenangkan, sesuatu yang Anda nikmati untuk mengerjakannya.

Poin penting yang ingin saya sampaikan disini adalah, Anda harus menyediakan cukup banyak waktu untuk mengelola blog Anda. Karenanya, sebelum Anda membuat blog, sebaiknya Anda telah mempersiapkan diri mengatur waktu untuk kegiatan baru Anda tersebut.

5. Bagikan semua pengetahuan Anda
Ini tips terakhir yang bisa saya sampaikan. Bagilah semua yang Anda miliki. Jangan ada yang berusaha Anda sembunyikan. Blogger yang sukses adalah mereka yang membagikan semunya kepada pembaca mereka. Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan kepercayaan, yang mana itu adalah modal dasar dan penting untuk menyukseskan blog Anda.

Jangan hanya membagi keberhasilan Anda, bagikan juga kegagalan Anda. Pembaca Anda senang mendengar segala sisi pendapat Anda. Mereka menikmati pengalaman dan pengetahuan yang Anda miliki, dan sebagai imbal baliknya, Anda akan meraih apapun tujuan yang telah Anda tetapkan di awal tadi.

Nah, itulah 5 modal dasar, tips utama yang mesti Anda terapkan sebelum sukses membangun blog. Adakah tips lain yang belum saya sebutkan? Apakah Anda memiliki pendapat dan pengalaman lain? Silakan berbagi melalui komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

Minggu, 29 Desember 2013

Ingin Berhenti Blogging? Tunggu: Baca Dulu Artikel Ini!

08.49 Posted by Unknown No comments
Apakah Anda merasa lelah mengelola blog? Apakah Anda berpikir untuk berhenti saja dari kegiatan blogging, karena belum mendapatkan hasil seperti yang diharapkan?

Memang, seringkali seorang blogger merasa frustasi mendapati kerja kerasnya selama ini belum membuahkan hasil seperti diidamkan sebelumnya.

Dan yakinlah, bukan hanya Anda yang mengalami hal tersebut, saya pun pernah mengalaminya. 

Bahkan saya berani bertaruh, hampir semua blogger (paling tidak sekali sepanjang karir bloggingnya), pernah dihinggapi perasaan, bahwa segala usahanya sia-sia belaka, dan godaan untuk berhenti ngeblog demikian besarnya.

Yang membedakan adalah, ada yang menyerah dan benar-benar berhenti, ada juga yang terus maju dan akhirnya menggapai kesuksesan, dan saya memilih ikut barisan yang kedua.

Sebelumnya saya pernah menulis 6 alasan bagus mengapa Anda tidak boleh berhenti blogging, tapi kali ini saya ingin menyampaikan cara bagaimana Anda menghadapi masa-masa kritis dalam karir Anda sebagai blogger. Agar terus maju, tidak menyerah, dan pada akhirnya sukses mencapai tujuan sebagai blogger yang sukses.

Jadi jika saat ini, mulai terbetik dalam pikiran untuk menyerah dan berhenti blogging, inilah yang bisa Anda lakukan:

1. Menulislah setiap hari
Dalam blogging, konsistensi adalah kunci. Menulislah sesering mungkin, agar kemampuan dan keterampilan menulis Anda tidak menjadi tumpul. Seperti keahlian lainnya, menulis pun sama, jika tidak dipergunakan dalam beberapa waktu, maka akan tumpul, kaku, dan tidak produktif.

Yang saya maksud menulislah setiap hari, bukan berarti Anda harus membuat posting setiap hari, meskipun itu adalah yang terbaik jika Anda mampu. Tapi yang saya maksud disini adalah, bagaimana menjaga agar Anda tetap menulis, meskipun hanya beberapa kalimat bebas yang ada dalam pikiran Anda.

Bisa juga dengan menulis sedikit demi sedikit suatu artikel panjang. Luangkan waktu, paling tidak setengah jam untuk menulis. Tuangkan saja apa yang ada dalam kepala Anda. Jangan buat diri menjadi sulit, jika memang tidak bisa menyelesaikannya, besok bisa dilanjutkan kembali.

Tidak peduli sesedikit apapun Anda menulis, yang penting Anda tetap menulis! Karena itu modal dasar menjadi blogger sukses. Menulis, menulis, menulis, meski sedikit akan banyak membantu menjauhkan Anda dari sikap malas.

2. Disiplin mengikuti jadwal
Coba terka: apa yang membuat seorang blogger sukses? Mereka membuat jadwal untuk diri sendiri dan blognya, dan mereka mengikuti jadwal tersebut dengan sebaik-baiknya.

Jika saat ini Anda belum memiliki jadwal tetap untuk blog Anda, sudah saatnya Anda membuatnya. Tentukan berapa artikel yang Anda buat setiap minggunya? Berapa jam Anda luangkan untuk blog Anda setiap harinya? Berapa jam untuk menulis? Berapa jam untuk riset? Dan lain sebagainya.

Jika Anda bukan tipe orang yang bisa mengikuti jadwal secara ketat, camkan saja satu hal: "Setiap hari, lakukan apapun terhadap blog Anda!"

Itu artinya, Anda sedang terus mengembangkan, menumbuhkan, dan menambah nilai terus menerus bagi blog Anda tersebut.

Jadi, jika Anda online setiap hari, tapi hanya melakukan blogwalking, berkomentar di banyak blog lain, surfing kemana-mana, menambahkan teman di facebook, nge-tweet di twitter, atau hanya chatting berjam-jam lamanya, sementara Anda tidak melakukan apapun bagi blog Anda, sudah saatnya Anda harus lebih mendisiplinkan diri Anda sendiri. Sudah saatnya Anda membuat jadwal sebagai seorang blogger sukses.

Blogwalking itu perlu, berkomentar di blog lain juga penting, tapi itu semua tidak berarti apa-apa jika Anda tidak menulis konten di blog Anda sendiri. Blog Anda adalah prioritas utama. Sebelum melakukan kegiatan online lainnya, lakukan dulu sesuatu untuk blog Anda.

3. Lihat apa yang telah Anda raih, bukan apa yang belum Anda dapatkan!
Jika Anda ingin berhenti blogging, karena merasa blog Anda belum tidak mencapai seperti harapan, saatnya Anda merubah perspektif, cara pandang Anda sendiri.

Coba ingat kembali bagaimana Anda dulu pertama kali ngeblog. Bagaimana saat pengetahuan Anda saat itu? Masih ingatkah bagaimana rasanya ketika pertama kali mendapatkan komentar mengapresiasi tulisan Anda? Masih ingatkah bagaimana Anda merasa 'takjub' mendapatkan pengunjung yang berlangganan artikel Anda?

Itu adalah pencapaian-pencapaian penting dalam karir Anda sebagai blogger. Coba, pikirkan berapa banyak yang telah Anda raih selama ini. Biarkan hal itu menjadi penyemangat Anda terus maju.

Ingatlah selalu, bahwa sebuah perjalanan panjang, selalu diawali dengan satu langkah kecil. Ingat bahwa setiap pencapaian besar selalu terdiri dari pencapaian-pencapaian kecil sepanjang perjalanan.

Sekali lihat apa yang telah Anda raih saat ini sebagai seorang blogger, Anda akan kaget, betapa banyak hal yang telah Anda dapatkan dan layak dibanggakan!

4. Baca kisah mereka yang telah sukses
Membaca kisah-kisah sekaligus cara mereka yang telah berhasil, selalu dapat memberi inspirasi. Pada saat-saat galau, ketika frustasi melanda, dan Anda ingin berhenti dan menyerah, cobalah kunjungi blog-blog mereka yang telah sukses. Anda akan dapat tenaga baru. Paling tidak itu yang saya rasakan. Saya selalu berpikir, jika mereka bisa, kenapa saya tidak?

Apakah Anda berpikir bahwa mereka adalah 'orang-orang besar', sedangkan Anda tidak? Hey.... Apakah Anda pikir mereka begitu saja menjadi besar? Tidak! Mereka pun dulu sama kecilnya seperti kita. Mereka hanya tidak menyerah di tengah perjalanan, dan itu pula yang harus Anda lakukan.

5. Menjauhlah sementara dari komputer
Pekerjaan online, memang menyenangkan, tapi sering pula menimbulkan rasa bosan, kesendirian, terlebih ketika Anda merasa lelah mengelola blog yang belum memberi hasil yang memuaskan.

Keluarlah. Temui teman-teman. Bermain lebih banyak dengan mereka. Sementara menjauhlah dari komputer Anda. Rasakan bagaimana manisnya hidup. Saya yakin Anda akan kembali dengan membawa spirit baru bagi blog Anda.

Itulah 5 hal yang dapat membantu Anda keluar dan mengatasi masa-masa sulit dalam karir Anda sebagai blogger.

Kesimpulannya adalah, jika Anda berpikir untuk menyerah dan berhenti dari blogging, jangan terburu-buru membuat keputusan. Pikiran tersebut muncul mungkin dikarenakan Anda tidak melakukan sesuatu dengan baik dan benar. Jadi, alih-alih Anda menyerah, cari permasalahannya, kemudian cari solusi dan cara mengatasinya.

Anda siap terus mencapai level lebih tinggi lagi? Saya siap. Anda pun saya yakin: siap! Semoga bermanfaat.

Salam.